Masjid Cheng Hoo Palembang memadukan arsitektur Arab, Melayu, dan Cina, menjadi simbol toleransi dan harmoni Islam-Tionghoa di kota Palembang. (*/IST)
° Masjid Cheng Hoo Palembang diinisiasi PITI sebagai simbol harmoni Islam dan budaya Tionghoa.
° Terletak di 15 Ulu, masjid bergaya Arab, Melayu, dan Cina ini memancarkan pesan toleransi dan pluralisme dalam kehidupan masyarakat Palembang.
Palembang, LintangPos.com – Nama Laksamana Cheng Hoo cukup terkenal di berbagai kota di Indonesia.
Sosok Muslim Tionghoa ini dikenal sebagai penjelajah besar yang melakukan pelayaran dan menyinggahi sejumlah wilayah Nusantara, termasuk Palembang.
Jejak sejarah dan semangat toleransi yang dibawanya kini diabadikan melalui berdirinya Masjid Cheng Hoo Palembang.
Masjid yang bernama lengkap Masjid Al Islam Muhammad Cheng Hoo ini berlokasi di Kompleks Perumahan TOP Atlit, Kelurahan 15 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Palembang.
Pembangunan masjid diinisiasi oleh Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Palembang sebagai bentuk penghormatan terhadap tokoh Muslim Tionghoa tersebut.
Arsitektur masjid ini memadukan unsur Arab, Melayu, dan Cina, menciptakan harmoni visual yang indah dan sarat makna.
BACA JUGA: SMKN 1 Empat Lawang Catat Sejarah, Terapkan AI untuk Asesmen Belajar Siswa
Warna hijau dan merah yang mendominasi bangunan melambangkan kesejukan Islam dan semangat budaya Tionghoa.
Selain menjadi tempat ibadah, Masjid Cheng Hoo juga menjadi simbol pluralisme dan toleransi antarumat beragama di Palembang.
Kehadiran masjid ini menunjukkan bagaimana nilai-nilai Islam dapat menyatu dengan kearifan lokal dan budaya Tionghoa tanpa kehilangan makna spiritualnya.
Masjid Cheng Hoo kini tidak hanya menjadi rumah ibadah, tetapi juga destinasi religi dan wisata budaya yang ramai dikunjungi masyarakat. (*/red)
Polres Empat Lawang mengungkap kasus curas di Tanjung Beringin. Tiga anak berusia 16 tahun diamankan…
Pemkab dan DPRD Empat Lawang menyepakati Perubahan APBD 2026 dengan pendapatan Rp1,137 triliun dan belanja…
Banggar DPRD Empat Lawang memangkas belanja Rp67,29 miliar dalam APBD Perubahan 2026 setelah proyeksi dana…
Rapat Paripurna DPRD Empat Lawang diskor karena dokumen laporan Banggar dan Pansus belum rampung. Sidang…
Polres Empat Lawang mengungkap kasus penganiayaan yang menyebabkan kematian di Desa Canggu. Terduga pelaku JS…
Polres Empat Lawang memperkuat pencegahan Karhutla melalui Makmano Karhutla dengan menyambangi warga dan mengedukasi larangan…