Dua kematian beruntun di Bayung Lencir bikin warga geger. Satu korban ditemukan di dalam tedmon air, satu lagi meninggal mendadak di rumah makan. (*/IST)
° Warga Bayung Lencir, Musi Banyuasin, digegerkan dua peristiwa kematian dalam satu hari.
° Satu korban ditemukan tak bernyawa di dalam tedmon air.
° Sementara seorang sopir meninggal diduga akibat serangan jantung di rumah makan.
MUBA, LINTANGPOS.com – Suasana Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), berubah mencekam pada Jumat (2/1/2025).
Dalam hitungan jam, dua peristiwa kematian terjadi nyaris beruntun dan membuat warga setempat diliputi rasa cemas serta tanda tanya besar.
Peristiwa pertama terjadi sekitar pukul 17.20 WIB di Dusun Patin, Desa Suka Jaya.
Warga dibuat geger setelah menemukan sesosok mayat pria di dalam sebuah tedmon air yang berada di kawasan permukiman penduduk.
Korban hingga kini belum diketahui identitasnya dan masih berstatus Mr. X.
Penemuan bermula dari kecurigaan seorang warga yang mencium bau menyengat disertai banyaknya lalat yang berkerumun di atas tedmon tersebut.
BACA JUGA: 10 Hari Hilang, Warga Gempar Saat Temukan Mayat di Kebun Sawit Megang Sakti!
Merasa ada kejanggalan, ia nekat naik dan membuka penutup wadah penampung air itu.
Betapa terkejutnya ia ketika mendapati tubuh manusia berada di dalamnya dalam kondisi tak bernyawa.
Kabar penemuan tersebut dengan cepat menyebar, menarik perhatian warga sekitar hingga memadati lokasi.
Aparat dari Polsek Bayung Lencir bersama tim terkait segera turun ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP dan penyelidikan awal.
“Kami masih mendalami penyebab kematian korban dan menelusuri identitasnya. Masyarakat yang merasa mengenali ciri-ciri korban diimbau segera melapor,” kata Kasi Humas Polres Musi Banyuasin, IPTU Hutahean.
Belum hilang rasa kaget warga atas temuan tersebut, Bayung Lencir kembali diterpa kabar duka di hari yang sama.
BACA JUGA: Warga Muba Geger! Mayat Pria Ditemukan Dalam Karung di Tengah Sawah
Sekitar pukul 18.30 WIB, seorang pria bernama Nurdin Nasution (41), yang berprofesi sebagai sopir, ditemukan meninggal dunia di Pondok Rumah Makan Dolok Martimus, Desa Mekar Jaya.
Page: 1 2
Polres Empat Lawang menggencarkan patroli preventif Ops Sikat I Musi 2026 untuk mengantisipasi kejahatan 3C,…
Sejumlah siswa SRT 1 Empat Lawang dipulangkan di tengah persoalan fasilitas. Pemerintah menyiapkan SPAM dari…
Film Semua Akan Baik-Baik Saja menjadi pengingat untuk memahami keluarga, menerima kenyataan, dan tetap memiliki…
Film Ayah, Ini Arahnya ke Mana, Ya? mengangkat hubungan ayah dan anak sekaligus menjadi pengingat…
Sat Reskrim Polres Empat Lawang mengamankan dua terduga pelaku Curat setelah perhiasan emas warga Desa…
Joncik Muhammad menyatakan PGRI Empat Lawang tetap berpegang pada konsensus awal dan tidak terpengaruh dinamika…