Categories: Artikel Empat Lawang

Menanam Mimpi di Bumi Empat Lawang – Kisah Dua Keluarga, Alam dan Masa Depan Ketahanan Pangan

DI IBU KOTA Kabupaten Tebing Tinggi Empat Lawang, berdiri dua rumah yang saling bertetangga di sebuah jalan poros.

Di sanalah tinggal dua keluarga dengan latar belakang berbeda, namun memiliki mimpi yang sama: membangun tanah kelahiran agar sejajar dengan daerah lain, terutama dalam ketahanan pangan dan pariwisata.

Keluarga Elma

Keluarga ini terdiri dari Elma, Bapang Elma, dan Bang Tapa. Ibu Elma telah wafat saat melahirkan adik bungsu mereka.

Bapang Elma—yang akrab dipanggil Pak Hijau atau Pak Daun—adalah pensiunan guru sekaligus petani.

Ia dikenal sebagai pencinta tanaman dan pelestari alam. Cita-citanya sederhana namun besar: membangun bank pangan agar masyarakat Empat Lawang tercukupi kebutuhan pangannya, bahkan mampu membantu daerah lain dengan pangan murah dan berkualitas.

BACA JUGA: Dari Balik Jeruji ke Lumbung Pangan! Warga Binaan Empat Lawang Panen Maggot Perdana, Hasilkan Rupiah dan Harapan Baru

Bapang Elma berasal dari Muara Pinang, sementara almarhumah istrinya merupakan keturunan campuran Paiker dan Padang Tepong.

Elma sendiri adalah seorang dokter yang bertugas di puskesmas. Adiknya, Bang Tapa, sedang menempuh pendidikan di jurusan Agribisnis di salah satu universitas ternama.

Nama Elma berasal dari dua kata: Eling dan Amal. Eling dalam bahasa Jawa berarti ingat atau sadar.

Nama ini mencerminkan nilai hidup yang ingin ditanamkan sang ayah, yang semasa mudanya pernah menuntut ilmu di Pulau Jawa.

Sementara nama Bang Tapa adalah singkatan dari Bangun Pemantapan Pangan—sebuah visi jauh ke depan tentang pentingnya ketahanan pangan, jauh sebelum isu itu ramai diperbincangkan para ahli.

Keluarga Pawang

BACA JUGA: Stok Beras Tembus 83 Ribu Ton! Bulog Pastikan Natal & Tahun Baru 2026 di Sumsel-Babel Bebas Krisis Pangan

Di rumah sebelah tinggal keluarga Pawang. Pawang adalah anak tunggal yang hidup bersama kedua orang tuanya: Bicik Ela dan Mang Pawang.

Mang Pawang adalah pegawai Dinas Kesehatan, lulusan akademi perawat, dan sebentar lagi memasuki masa pensiun.

Page: 1 2

Redaksi

Share
Tags: budaya lokal Empat Lawang Generasi Muda kearifan lokal keluarga Elma keluarga Pawang ketahanan pangan mimpi daerah pariwisata pelestarian alam pembangunan daerah pendidikan pertanian Tebing Tinggi

Recent Posts

  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Mendagri Tito Karnavian Singgah di Stand Dekranasda Empat Lawang

Mendagri Tito Karnavian bersama istri mengunjungi stand Dekranasda Empat Lawang dalam Kriyanusa 2026 di JCC…

20 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Hujan Deras Guyur Tebing Tinggi, Warga Sambut Gembira

Hujan deras disertai angin kencang mengguyur Tebing Tinggi, Empat Lawang, Minggu siang. Warga menyambut gembira…

2 hari ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

ORADO Empat Lawang Kirim 14 Atlet ke Piala Panglima TNI

ORADO Empat Lawang mengirim 14 atlet ke Open Tournament Domino Piala Panglima TNI di Lahat.…

2 hari ago
  • Berita
  • Nasional

Sumsel Jadi Ikon Kriyanusa 2026, Herman Deru Soroti Kekuatan Kriya Daerah

Sumatera Selatan menjadi ikon Kriyanusa 2026 di JICC Jakarta. Herman Deru hadir menyaksikan produk dan…

2 hari ago
  • Berita
  • Palembang
  • Sumsel

Herman Deru Dorong Pemuda Sumsel Jadi Pencipta Lapangan Kerja

Herman Deru mendorong pemuda Sumsel mengubah mindset dari pencari kerja menjadi pencipta lapangan kerja melalui…

2 hari ago
  • Artikel
  • Nasional

Lobang Buaya, Horor Misteri yang Sengaja Mengecoh Penonton

Film Lobang Buaya karya Hanung Bramantyo mengandalkan misteri pembunuhan dan plot twist, dengan latar fiksi…

2 hari ago