Ringkasan Berita:
° Antu banyu adalah legenda hantu air dari Sumatera Selatan yang dipercaya menghuni Sungai Musi dan anak sungainya.
° Masyarakat meyakini makhluk ini menyeret manusia ke dasar air.
° Cerita rakyat ini menjadi simbol kehati-hatian bagi anak-anak yang bermain di sungai.
Palembang, LintangPos.com – Antu Banyu, atau hantu air dalam bahasa Indonesia, merupakan legenda yang hidup di sepanjang aliran Sungai Musi, Sumatera Selatan.
Cerita ini muncul dari kondisi geografis daerah yang memiliki banyak sungai besar, sembilan di antaranya bermuara ke Sungai Musi—yakni Komering, Rawas, Batanghari, Leko, Lakitan, Kelingi, Lematang, Semangus, dan Ogan.
Masyarakat di sepanjang aliran sungai percaya bahwa antu banyu adalah makhluk halus penghuni air yang bisa menyeret manusia, terutama anak-anak yang bermain terlalu lama di sungai.
Teguran seperti “Ati-ati maen di sungi, gek diambek antu banyu!” masih sering terdengar hingga kini.
Ada dua versi tentang asal-usul antu banyu.
Versi pertama menyebutnya sebagai arwah seorang putri yang bunuh diri karena tak tahan dengan bau amis tubuh suaminya, seorang pangeran kerajaan.
BACA JUGA: Rumah Rakit Sungai Musi, Warisan Budaya Terapung dari Palembang
Sementara versi kedua mengisahkan seorang gadis muda yang dikutuk menjadi antu banyu karena terlalu menyukai air pasang.
Antu banyu digambarkan berambut panjang, keras, dan hidup di gua atau pusaran air sungai.
Ia dipercaya muncul pada waktu-waktu tertentu untuk memangsa manusia.
Meski hanya legenda, kisah antu banyu tetap menjadi bagian dari kearifan lokal masyarakat Sumatera Selatan, sebagai bentuk peringatan agar warga berhati-hati di sungai. (*/red)





