Misteri Ojek Online Tewas Mengapung di Sungai Musi: Pergi Beli Rokok, Pulang Tinggal Nama

oleh -73 Dilihat
M Ridwan ditemukan tewas mengapung di Sungai Musi tanpa tanda kekerasan. Keluarga menolak autopsi dan menduga ia tenggelam setelah hilang sejak Jumat (7/11/2025). Foto: dok/IST

Ringkasan Berita:

° Seorang ojek online bernama M Ridwan (29) ditemukan tewas mengapung di Sungai Musi dekat Dermaga Boombaru.

° Keluarga melapor ia hilang sehari sebelumnya.

° Forensik menyebut tubuh telah membusuk dua hari tanpa tanda kekerasan.

° Keluarga menolak autopsi dan menduga Ridwan tenggelam.


Palembang, LintangPos.com — Seorang pria bernama M Ridwan (29) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengapung di perairan Sungai Musi, tepat di depan Dermaga Pelabuhan Boombaru, Kelurahan Lawang Kidul, Kecamatan IT II Palembang, Sabtu (8/11/2025) sore.

Jenazah pertama kali dilihat oleh seorang warga bernama Sopian, yang melintas di area sungai dan melihat tubuh tertelungkup mengambang di pinggir perairan. Ia kemudian melapor kepada pihak kepolisian.

Kasat Polairud Polrestabes Palembang AKBP Yudha Setiawan membenarkan laporan tersebut.

“Setelah menerima informasi dari warga, anggota kami melakukan evakuasi ke Dermaga Boombaru. Jenazah kemudian dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan identifikasi,” ujarnya, Minggu (9/11/2025).

Identifikasi sidik jari memastikan bahwa jenazah tersebut adalah M Ridwan, warga Lorong Lebuk, Lawang Kidul.

Sehari-hari ia bekerja sebagai ojek online dan merupakan anak bungsu dari empat bersaudara.

BACA JUGA: Warga Muba Geger! Mayat Pria Ditemukan Dalam Karung di Tengah Sawah

Menurut pihak keluarga, Ridwan meninggalkan rumah pada Jumat (7/11/2025) pukul 05.30 WIB dengan alasan membeli rokok, namun tidak pernah kembali.

Keluarga sempat membuat laporan orang hilang di Polsek IT II pada Sabtu pagi, sebelum akhirnya mendapat kabar penemuan jenazah di Sungai Musi.

Pengenalan visual dilakukan melalui pakaian dan cincin yang dikenakan korban.

Ayah korban menyebut, belakangan ini Ridwan tampak murung dan sensitif terkait pekerjaannya.

Hasil pemeriksaan dokter forensik menunjukkan Ridwan sudah meninggal sekitar dua hari.

Tubuhnya mengalami pembusukan lanjut dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

BACA JUGA: Polsek Muara Pinang Antar Jenazah Warga Gunakan Mobil Patroli, Wujud Kepedulian Polri kepada Masyarakat

Namun, karena keluarga menolak autopsi, penyebab pasti kematian tidak dapat ditentukan.

“Jenazah telah diserahkan kepada keluarga. Kami tetap berkoordinasi dengan Unit Identifikasi dan rumah sakit,” kata Yudha.

Keluarga menerima kejadian ini dan menduga Ridwan meninggal akibat tenggelam. Jenazah langsung dibawa pulang untuk dimakamkan. (*/red)

No More Posts Available.

No more pages to load.