Motif Durian hingga Madu Lebah, Batik Tebing Tinggi Siap Jadi Ikon Baru Empat Lawang!

oleh -552 Dilihat
oleh
Batik Tebing Tinggi hadir dengan motif durian, kopi, dan madu lebah sebagai langkah awal menghadirkan identitas batik khas Empat Lawang.(*/dok/IST)

Ringkasan Berita:

° Tebing Tinggi menghadirkan motif batik baru terinspirasi durian, kopi, dan madu lebah.

Inisiatif Noperman Subhi ini diharapkan jadi identitas daerah serta mendorong ekonomi kreatif Empat Lawang melalui produk batik khas yang bisa bersaing secara nasional.


EMPAT LAWANG, LINTANGPOS.com — Kekayaan budaya setiap daerah di Indonesia kerap tercermin melalui busana tradisional, terutama batik yang memuat jejak identitas lokalnya.

Seperti halnya Musi Banyuasin dengan jumputan gambo, Pagaralam dengan motif rumah baghi, hingga Lubuk Linggau yang dikenal dengan corak durian, masing-masing daerah memiliki simbol visual yang mampu dikenali tanpa perlu diperkenalkan.

Upaya menghadirkan batik khas daerah bukanlah proses sederhana.

Motif harus lahir dari perenungan panjang agar benar-benar merepresentasikan karakter wilayah. Flora, fauna, tradisi, makanan lokal, hingga ragam ukiran adat sering menjadi sumber inspirasinya.

Selain sebagai identitas budaya, batik juga berperan penting dalam menggerakkan ekonomi kreatif daerah melalui industri kerajinan dan souvenir.

Dalam semangat itulah, Noperman Subhi—pencipta Batik Paiker bermotif Lemang yang telah mengantongi HAKI—kembali melakukan eksplorasi baru.

BACA JUGA: Banyuasin Dorong Batik Jumputan Pedade Jadi Produk Indikasi Geografis

Kali ini ia mencoba merumuskan motif batik yang dapat mewakili wajah Tebing Tinggi, ibu kota Kabupaten Empat Lawang.

CEK BERITA LINTANGPOS.com di Google Search 

No More Posts Available.

No more pages to load.