Categories: Ekonomi Pertanian Sumsel

Musim Hujan di Sumsel Tekan Produksi Kopi, Harga Petani Justru Naik

Lahat, LintangPos.com – Kondisi cuaca di Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) yang masih didominasi musim hujan memberi dampak besar terhadap aktivitas para petani kopi.

Produksi menurun, kualitas ikut tergerus, sementara harga di tingkat petani justru menunjukkan tren kenaikan.

Abi La Baba, petani kopi asal Kecamatan Jarai, Kabupaten Lahat, mengatakan curah hujan yang tinggi membuat hasil panen turun cukup drastis.

“Cukup signifikan pengaruhnya dari sisi kuantitas dan kualitas. Rata-rata petani di sini mengakui itu,” ujarnya kepada Bisnis, Rabu (17/9/2025).

Menurutnya, produksi kopi di wilayah tersebut berpotensi turun hingga 30% dibandingkan kondisi normal.

Hujan tidak hanya membuat banyak buah kopi busuk, tetapi juga meningkatkan risiko serangan hama penggerek buah kopi (PBKo).

BACA JUGA: Insiden Satlantas PALI dengan Sopir Truk Viral, Propam Turun Tangan

“Belum lagi saat pengeringan, banyak yang rusak terkena jamur,” tambahnya.

Untuk menyiasati kondisi ini, para petani harus bekerja ekstra dalam perawatan, mulai dari pemupukan, penyemprotan, perbaikan naungan, hingga membantu pelepasan kelopak bunga.

“Petani juga perlu tempat penjemuran khusus seperti green house agar kopi tidak rusak,” jelas Abi.

Meski demikian, harga kopi justru mengalami kenaikan sejak awal September.

Untuk jenis Robusta premium, harga kini berada di kisaran Rp85.000–Rp90.000 per kilogram, naik dari sebelumnya Rp80.000 per kilogram.

Sementara Robusta komersil yang semula Rp50.000 per kilogram, kini sudah menembus Rp56.000–Rp65.000 per kilogram.

BACA JUGA: Wabup Arifa’i Tegaskan OPD Harus Gerak Cepat Kendalikan Inflasi

Situasi ini memberi sedikit angin segar bagi petani di tengah tekanan musim hujan.

Namun, tantangan menjaga kualitas tetap menjadi pekerjaan rumah utama agar kopi Sumsel mampu bersaing di pasar. (*/red)

Lintang Pos

Share
Tags: dampak musim hujan pada kopi Sumsel hama PBKo harga kopi harga kopi Robusta premium di Sumsel kopi Robusta kopi Sumsel kualitas kopi musim hujan panen kopi penurunan produksi kopi akibat hama petani kopi upaya petani kopi hadapi musim hujan

Recent Posts

  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

HUT ke-81 TNI, Polsek dan Koramil di Empat Lawang Perkuat Sinergi

Peringati HUT ke-81 TNI, Polsek jajaran Polres Empat Lawang mengunjungi Koramil untuk memperkuat sinergi dan…

1 hari ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Kasus
  • Sumsel

Tersangka Maling Motor di Parkiran Indomaret Tertangkap di Kebun Sawit

Polres Empat Lawang menangkap AS, terduga pelaku curanmor, di pondok kebun sawit Lahat. Polisi mengamankan…

2 hari ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Polisi Empat Lawang Dorong Ketahanan Pangan dan Cegah Karhutla

Polisi Empat Lawang mendorong pemanfaatan pekarangan bergizi sekaligus memperkuat pencegahan karhutla melalui patroli dan sambang…

2 hari ago
  • Berita
  • Ekonomi
  • Regional
  • Sumsel

KDEKS Dikukuhkan, Herman Deru Dorong Ekonomi Syariah Lebih Masif

Herman Deru menegaskan KDEKS Sumsel harus memperkuat sosialisasi dan kolaborasi agar potensi ekonomi syariah memberi…

3 hari ago
  • Berita
  • Palembang
  • Sumsel

Joncik Tegaskan KDEKS Harus Berujung pada Ekonomi Rakyat

Bupati Joncik Muhammad menegaskan KDEKS harus menghasilkan kerja nyata, menggerakkan UMKM, dan memberi dampak langsung…

4 hari ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Headline
  • Sumsel

Truk Terjun ke Jurang 80 Meter di Tikungan S Pendopo, Satu Tewas

Truk Dyna terjun ke jurang sedalam 80 meter di Tikungan S Pendopo, Empat Lawang. Pengemudi…

4 hari ago