Bahkan, beberapa jenis perkara berhasil diselesaikan hingga 100 persen.
“Penyelesaian perkara tersebut dapat dilihat pada perkara pidana lalu lintas, perikanan, serta gugatan sederhana dan permohonan, yang sebagian besar telah tuntas seluruhnya,” ujar Chandra.
Sepanjang 2025, PN Palembang menerima 1.446 perkara pidana biasa, 27 praperadilan, 51 pidana cepat, serta 10.088 perkara pidana lalu lintas.
Hampir seluruhnya telah diputus, termasuk perkara lalu lintas yang rampung sepenuhnya.
Selain itu, PN Palembang juga menangani 38 perkara pidana anak, 4 perkara perikanan, serta ratusan perkara perdata dan perdata khusus seperti Penyelesaian Hubungan Industrial (PHI).
Mayoritas perkara tersebut telah diputus dengan tingkat penyelesaian yang tinggi.
Capaian kinerja tersebut mengantarkan PN Palembang kembali meraih Sertifikasi Mutu Pengadilan Unggul dan Tangguh (AMPUH) dari Badan Peradilan Umum Mahkamah Agung RI untuk dua tahun berturut-turut, 2024 dan 2025.
“Predikat AMPUH ini bukan sekadar simbol, tetapi dibangun dari kinerja nyata seluruh aparatur peradilan dalam memberikan pelayanan hukum yang profesional dan berintegritas,” tegas Chandra.
Ke depan, PN Palembang menargetkan predikat Paripurna pada 2026, sembari terus memperkuat komitmen penegakan hukum di tengah tantangan tingginya perkara narkotika dan korupsi yang masih membayangi. (*/red)
Page: 1 2
Wagub Sumsel Cik Ujang menyoroti dampak kabut asap terhadap PKL dan UMKM serta mendorong strategi…
Warga Desa Sarang Bulan, Empat Lawang, mengeluhkan bantuan beras 30 kg yang disebut hanya diterima…
Sebanyak 19 anggota Pramuka Empat Lawang menerima penghargaan Pancawarsa 2026 atas dedikasi dan kontribusi dalam…
Sebanyak 16 dokter internship ditempatkan di Empat Lawang. Sekda Fauzan Khoiri Denin menekankan pentingnya sikap…
Sekda Empat Lawang Fauzan Khoiri Denin meminta operasional travel dikaji menyusul kecelakaan maut yang menewaskan…
Pemkab Empat Lawang menjadwalkan tiga agenda pada 17 September 2026, mulai Upacara Hari Perhubungan Nasional…