Kepala Desa Tanah Periuk, M. Nasir, menerima laporan sekitar pukul 17.05 WIB.
BACA JUGA: Remaja Tewas Usai Duel Motor Adu Kambing di Prabumulih, Begini Detik-Detik Vario Masuk Jalur Lawan!
Setelah dicek, jasad itu ternyata Marsida. Rambutnya masih penuh busa sabun—pertanda ia belum sempat menyelesaikan aktivitas mandinya.
Kapolsek Muara Beliti, Iptu Miming Wijaya, membenarkan dugaan awal bahwa Marsida tewas karena terbawa arus saluran irigasi.
“Korban memiliki riwayat penyakit diabetes dan hipertensi. Tidak ditemukan tanda kekerasan fisik,” ujarnya pada Senin malam.
Hasil pemeriksaan Unit Identifikasi Satreskrim Polres Musi Rawas dan tim medis desa juga mengarah pada kesimpulan serupa.
Diduga, penyakit korban kambuh saat mandi, membuatnya kehilangan keseimbangan dan terseret arus hingga sekitar 500 meter dari lokasi awal.
Sekitar pukul 17.20 WIB, warga bersama aparat mengevakuasi jenazah ke rumah duka.
BACA JUGA: Tersinggung Sekejap, Nyaris Tewas! Kisah Pengeroyokan di Indralaya yang Bikin Warga Terperangah
Anak korban, Rohimiyana, menandatangani pernyataan penolakan visum maupun autopsi.
Keluarga mengaku ikhlas menerima musibah tersebut.
Dari keterangan keluarga, Marsida tidak mengeluh sakit sebelum kejadian.
Hidup seorang diri membuat tidak ada saksi yang melihat kejadian awal ketika ia mulai tenggelam. (*/red)






