Categories: Kasus Metropolis Palembang

Niat Renovasi Rumah, IRT Palembang Malah ‘Dibongkar’ Tukang Sendiri: Rp4,8 Juta Raib Tanpa Jejak!

Ringkasan Berita:

° Seorang IRT di Palembang jadi korban dugaan penipuan tukang bangunan.

° Uang Rp4,8 juta yang dibayarkan untuk renovasi rumah dibawa kabur.

° Setelah nomor tukang tak lagi aktif, korban melapor ke Polrestabes Palembang.

° Polisi kini menyelidiki kasus tersebut.


PALEMBANG, LINTANGPOS.com — Keinginan Mardiana Dwi Safitri (40) untuk memperbaiki rumahnya di Lorong Bakti, Kelurahan 1 Ulu, Kecamatan SU I, justru berubah menjadi cerita pahit yang tak pernah ia bayangkan.

Niat untuk merenovasi dinding dan satu bagian rumah lainnya berujung pada dugaan penipuan yang membuat uang jutaan rupiah miliknya lenyap begitu saja.

Semua bermula ketika Mardiana menghubungi seorang tukang bangunan bernama MA, yang ia percaya mampu menangani proyek renovasi di rumahnya.

Setelah berdiskusi, keduanya sepakat dengan harga borongan Rp4,8 juta untuk pekerjaan pertama serta Rp5 juta untuk pekerjaan lainnya.

Pada Kamis pagi, 20 November 2025, MA datang ke rumah Mardiana.

Setelah kesepakatan final, Mardiana melunasi pembayaran pertama sebesar Rp4,8 juta.

BACA JUGA: Kasus Kades Terjerat Korupsi Makin Banyak! Pajak Desa Tak Disetor Jadi Lahan Basah Baru

Sang tukang berjanji akan mulai bekerja keesokan harinya.

Namun, harapan tinggal harapan. Ketika Mardiana mengecek kondisi rumah esok paginya, tak ada tanda-tanda aktivitas pekerjaan.

MA hanya memberi alasan bahwa ia sedang mengantar anaknya yang sakit. Wanita itu mulai curiga.

Kecurigaannya berubah menjadi kepastian ketika nomor MA tak lagi bisa dihubungi.

“Beberapa kali saya telepon, tapi kemudian kontak saya diblokir,” ujar Mardiana dengan nada kecewa.

Tak ingin uang hasil kerja kerasnya melayang begitu saja, Mardiana melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polrestabes Palembang pada Selasa, 9 Desember 2025.

BACA JUGA: Tiga Tahun Kabur! Sopir Sawit Akhirnya Diciduk di Rumahnya Saat Malam Hari, Apa Kasusnya?

Ia berharap pelaku dapat segera ditemukan dan bertanggung jawab atas perbuatannya.

Panit SPKT Polrestabes Palembang Ipda Yudi Setiawan, melalui Pamapta Ipda Tamia Rahmadhani, membenarkan adanya laporan tersebut.

Page: 1 2

Lintang Pos

Share
Tags: IRT Palembang kasus penggelapan laporan polisi penipuan tukang Polrestabes Palembang renovasi rumah uang dibawa kabur

Recent Posts

  • Berita
  • Empat Lawang
  • Pendidikan
  • Sumsel

Asap Karhutla Meningkat, Disdikbud Empat Lawang Wajibkan Masker di Sekolah

Disdikbud Empat Lawang mengimbau seluruh sekolah menggunakan masker menyusul kondisi udara yang terdampak asap karhutla.

1 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Kabut Asap Mulai Selimuti Empat Lawang

Aroma asap dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel)…

11 jam ago
  • Berita
  • Pemerintahan
  • Regional
  • Sumsel

Kabut Asap Sumsel Ancam Penghasilan PKL dan UMKM

Wagub Sumsel Cik Ujang menyoroti dampak kabut asap terhadap PKL dan UMKM serta mendorong strategi…

13 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Beras Bulog di Sarang Bulan Dipotong? Warga Pertanyakan 10 Kg!

Warga Desa Sarang Bulan, Empat Lawang, mengeluhkan bantuan beras 30 kg yang disebut hanya diterima…

1 hari ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

19 Anggota Pramuka Empat Lawang Terima Penghargaan Pancawarsa 2026

Sebanyak 19 anggota Pramuka Empat Lawang menerima penghargaan Pancawarsa 2026 atas dedikasi dan kontribusi dalam…

1 hari ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Kesehatan
  • Sumsel

Sekda Empat Lawang Tekankan Senyum Dokter untuk Kesembuhan Pasien

Sebanyak 16 dokter internship ditempatkan di Empat Lawang. Sekda Fauzan Khoiri Denin menekankan pentingnya sikap…

1 hari ago