Patroli Sahur Satlantas Jaga Jalan Lintas Empat Lawang Tetap Kondusif

oleh -4107 Dilihat
oleh
Patroli sahur Satlantas Polres Empat Lawang digelar dini hari demi menjaga keamanan dan kelancaran lalu lintas selama Ramadhan. (*/Humas Polres Empat Lawang)

EMPAT LAWANG, LINTANGPOS.com – Dini hari masih diselimuti udara sejuk ketika sejumlah personel berseragam lengkap menyusuri jalan utama Kabupaten Empat Lawang.

Di saat sebagian besar warga terlelap atau bersiap menunaikan sahur, aparat kepolisian justru meningkatkan kewaspadaan.

Inilah potret patroli cipta kondisi yang digelar oleh Satlantas Polres Empat Lawang sebagai upaya menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) selama Bulan Suci Ramadhan.

Kegiatan Kepolisian Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) tersebut dilaksanakan pada Jumat, 27 Februari 2026, mulai pukul 02.30 WIB hingga 05.00 WIB.

Waktu patroli sengaja dipilih pada jam-jam rawan menjelang sahur dan salat Subuh, saat potensi gangguan keamanan kerap muncul, mulai dari balap liar hingga tindak kriminal jalanan.

Sebanyak lima personel Satlantas diterjunkan langsung ke lapangan. Mereka adalah Brigpol Dody Ricardo, Brigpol Teri Intaraga, Brigpol Sopian Hadi, Briptu Agustian, dan Briptu Yogi Pratama.

BACA JUGA: Mencekam! Pengungkapan Ladang Ganja di Empat Lawang, Massa Sempat Hadang Polisi

Dengan pembagian tugas yang terukur, para personel menyisir jalur strategis dan melakukan pemantauan intensif terhadap aktivitas pengguna jalan.

Fokus patroli berada di sepanjang Jalan Lintas Sumatera, tepatnya di wilayah Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang.

Jalur ini dikenal sebagai urat nadi transportasi yang menghubungkan berbagai daerah, sehingga membutuhkan pengawasan ekstra, terlebih pada momentum Ramadhan ketika pola aktivitas masyarakat berubah.

Patroli cipta kondisi tidak sekadar berfokus pada pengaturan lalu lintas.

Lebih dari itu, kegiatan ini bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang beraktivitas pada pagi hari, termasuk para pedagang, pekerja, dan warga yang hendak ke masjid.

Kehadiran polisi di jalanan diharapkan mampu mencegah terjadinya balap liar, menekan potensi tawuran serta kenakalan remaja, sekaligus mengantisipasi tindak pidana 3C (curat, curas, dan curanmor).

BACA JUGA: Dua Kematian Beruntun di Kepahiang, Polisi Pastikan Bukan Kriminal

Dalam suasana Ramadhan, pendekatan humanis juga menjadi bagian penting dari patroli.

CEK BERITA LINTANGPOS.com di Google Search