Palembang, LintangPos.com – Miris nasib yang dialami Deo Imandry Utama (24), warga Jalan Mangku Bumi Lorong Hajad, Kecamatan IT III, Palembang.
Pemuda ini justru menjadi korban pembacokan oleh ayah kandungnya sendiri saat berusaha melindungi sang ibu, Rabu (24/9/2025) pagi.
Kejadian memilukan itu berawal ketika Deo menemani ibunya mendatangi rumah sang ayah, terlapor DR, untuk membicarakan rencana penjualan mobil keluarga.
Namun bukannya musyawarah yang didapat, pertengkaran justru pecah.
“Ibu dan bapak sudah pisah. Saya diminta menemani ibu untuk berbicara dengan bapak terkait penjualan mobil. Tapi malah dimarahi, ibu juga ikut dimarahi,” ujar Deo saat membuat laporan ke Polrestabes Palembang, Kamis (25/9/2025).
Situasi semakin memanas ketika sang ayah tiba-tiba mengambil sebilah parang.
BACA JUGA: Motor Hasil Curas Ditemukan, Polsek Lintang Kanan Kembalikan ke Pemilik
Menurut Deo, terlapor sempat mengacungkan senjata itu ke arah ibunya.
“Saya lihat ibu hendak dibacok, jadi saya langsung tangkis. Akibatnya tangan kiri saya terluka robek,” ungkapnya.
Deo yang terluka akhirnya melaporkan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) ini ke polisi.
Luka robek di telapak tangan kirinya menjadi bukti nyata peristiwa mengerikan tersebut.
Polisi Benarkan Laporan KDRT
KA SPK Polrestabes Palembang, Ipda Kosasih, membenarkan adanya laporan dari korban.
BACA JUGA: Pemkot Palembang Rotasi Pejabat, Sejumlah Kepala Dinas Bergeser
Kasus ini pun langsung ditangani oleh unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Palembang.
“Laporan sudah diterima dan akan segera ditindaklanjuti oleh petugas. Unit PPA akan melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku,” tegasnya.
Kasus KDRT Palembang ini menambah panjang daftar kekerasan dalam rumah tangga yang berujung tragis.
Polisi memastikan akan mendalami motif pelaku dan menindak sesuai hukum yang berlaku. (*/red)





