Benturan keras membuat tubuh Ari terpental dan mengalami luka parah.
BACA JUGA: Pria 34 Tahun Diserang dari Belakang, Diduga Karena Dendam Lama
Ia dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian dengan kondisi hidung dan mulut mengeluarkan darah serta leher mengalami lebam.
Jenazah korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Pelabuhan Palembang sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Menurut pihak kepolisian, dugaan sementara kecelakaan maut tersebut dipicu oleh kecepatan tinggi, kurangnya konsentrasi, serta kondisi jalan yang gelap tanpa penerangan sehingga korban tidak menyadari adanya kendaraan berhenti di depannya.
“Korban diduga melaju dengan kecepatan tinggi, tidak konsentrasi, serta tidak memperhatikan kendaraan di depan. Saat itu kondisi jalan juga gelap tanpa lampu penerangan,” jelas Hermanto.
Saat ini, pihak kepolisian telah mengamankan kedua kendaraan sebagai barang bukti untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut, sementara keluarga korban masih diselimuti duka atas kepergian mendadak Ari Riduan.
Tragedi ini kembali menjadi peringatan bagi seluruh pengendara agar selalu menjaga konsentrasi, mengontrol kecepatan, dan meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintas di ruas jalan minim penerangan pada malam hari. (*/red)








