Pemuda Palembang Tewas Seketika Usai Hantam Truk Tengah Malam

oleh -51 Dilihat
oleh
Pemuda Palembang tewas menabrak truk di Jalan Dr M Isa. Diduga korban kurang konsentrasi dan melaju kencang di jalan gelap tanpa penerangan. Foto: Istimewa

Ringkasan Berita:

° Seorang pemuda bernama Ari Riduan (24) tewas setelah motor yang dikendarainya menabrak truk kontainer yang berhenti di Jalan Dr M Isa, Palembang, Kamis dini hari.

° Polisi menduga korban kurang konsentrasi dan melaju kencang di jalan gelap.


PALEMBANG, LINTANGPOS.com Dini hari yang seharusnya tenang berubah menjadi tragedi di Jalan Dr M Isa, Kecamatan Ilir Timur II, Kota Palembang.

Seorang pemuda berusia 24 tahun bernama Ari Riduan meregang nyawa setelah sepeda motor yang dikendarainya menghantam bagian belakang truk kontainer yang sedang berhenti, Kamis (8/1/2025) sekitar pukul 00.25 WIB.

Korban mengendarai sepeda motor Honda BeAT BG-3594-ADL dari arah Simpang Golf menuju Simpang Talang Perintis Kemerdekaan.

Namun setibanya di lokasi kejadian, motornya menabrak truk kontainer BG-8198-IG yang dikemudikan Beben, yang saat itu tengah berhenti di sisi kiri median jalan.

“Setiba di TKP, korban menabrak bagian belakang sebelah kanan kendaraan truk kontainer yang sedang berhenti di sebelah kiri median jalan,” ujar Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Palembang, Iptu Hermanto.

Benturan keras membuat tubuh Ari terpental dan mengalami luka parah.

BACA JUGA: Pria 34 Tahun Diserang dari Belakang, Diduga Karena Dendam Lama

Ia dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian dengan kondisi hidung dan mulut mengeluarkan darah serta leher mengalami lebam.

Jenazah korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Pelabuhan Palembang sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Menurut pihak kepolisian, dugaan sementara kecelakaan maut tersebut dipicu oleh kecepatan tinggi, kurangnya konsentrasi, serta kondisi jalan yang gelap tanpa penerangan sehingga korban tidak menyadari adanya kendaraan berhenti di depannya.

“Korban diduga melaju dengan kecepatan tinggi, tidak konsentrasi, serta tidak memperhatikan kendaraan di depan. Saat itu kondisi jalan juga gelap tanpa lampu penerangan,” jelas Hermanto.

Saat ini, pihak kepolisian telah mengamankan kedua kendaraan sebagai barang bukti untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut, sementara keluarga korban masih diselimuti duka atas kepergian mendadak Ari Riduan.

Tragedi ini kembali menjadi peringatan bagi seluruh pengendara agar selalu menjaga konsentrasi, mengontrol kecepatan, dan meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintas di ruas jalan minim penerangan pada malam hari. (*/red)