Pengadilan Spanyol Desak Barcelona Serahkan Kontrak Asli Pembayaran Rp139 Miliar ke Negreira

oleh -2047 Dilihat
Mantan presiden FC Barcelona Josep Maria Bartomeu memberikan pernyataan kepada media terkait kasus Negreira, pada 18 September 2025 lalu. Foto: David Zorrakino/Europa Press via Getty Images

Hingga kini, belum ada satu pun dokumen valid yang ditemukan untuk mendukung klaim Barcelona bahwa pembayaran tersebut adalah kompensasi sah atas saran teknis dan penilaian wasit.

Laporta, Enrique, dan Valverde Akan Bersaksi

Kasus ini kini memasuki tahap krusial. Pengadilan telah memanggil beberapa tokoh penting Barcelona untuk memberikan kesaksian pada 25 November mendatang, termasuk Presiden klub Joan Laporta, serta dua mantan pelatih, Luis Enrique dan Ernesto Valverde.

Selain mereka, Elena Fort, perwakilan klub, dijadwalkan bersaksi pada 27 Januari 2026, sementara mantan presiden Joan Gaspart akan dipanggil pada 6 Februari.

BACA JUGA: Barcelona Incar Alexander Isak, Striker Anyar Liverpool Bisa Hengkang Lebih Cepat dari Perkiraan

Langkah ini menandai semakin luasnya jangkauan penyelidikan, yang kini melibatkan figur-figur utama dari berbagai era kepemimpinan klub.

Munculnya Figur Baru dan Kekhawatiran Publik

Kasus ini juga menyoroti keterlibatan Ricardo Segura, mantan wasit yang sejak 2021 bekerja untuk Barcelona dalam posisi serupa dengan Negreira, yakni sebagai penasihat wasit.

Kehadirannya menimbulkan dugaan bahwa praktik lama mungkin masih berlanjut, meski skandal ini telah mencuat ke publik.

Keterlibatan Segura memperkuat kesan bahwa pengaruh Negreira tidak sepenuhnya hilang dari struktur operasional klub, sekaligus menimbulkan pertanyaan serius mengenai transparansi dan tata kelola Barcelona di tengah tekanan finansial dan gejolak internal manajemen.

Menjelang Sidang Penentu

BACA JUGA: Marcus Rashford Pasang Target Ambisius di Barcelona, Ingin Cetak 40 Kontribusi Gol

Sidang pada 25 November mendatang dipandang sebagai momen penentu dalam kasus ini.

Kesaksian dari Laporta, Enrique, dan Valverde bisa menjadi kunci pembeda antara dugaan korupsi dan klaim sah tentang jasa konsultasi.

Pengadilan juga akan meninjau dokumen yang diserahkan Barcelona.

Jika klub gagal menyediakan bukti kuat, maka kecurigaan terhadap penyalahgunaan dana dan pelanggaran etika olahraga kemungkinan akan semakin tajam.

No More Posts Available.

No more pages to load.