“Untuk kenyamanan wisatawan, kami sudah siapkan berbagai fasilitas seperti jetski, kapal, banana boat, pelampung, hingga ban sewa,” ujar Johar.
Setiap akhir pekan dan hari besar, jumlah pengunjung bisa mencapai 500 orang per hari.
Mereka datang dari berbagai daerah, mulai dari Muara Dua, OKU, OKU Timur, Muara Enim, hingga Lampung.
“Kami juga menyiagakan life guard yang selalu memantau aktivitas wisatawan untuk memastikan keselamatan,” tambahnya.
Pantai Pelangi tak hanya memanjakan mata, tetapi juga menghidupkan perekonomian masyarakat sekitar.
BACA JUGA: Sumsel Dorong Transformasi Digital Pariwisata Lewat Virtual Tour dan AI
Pengunjung bisa menikmati aneka kuliner di tenda-tenda UMKM yang menjual makanan dan minuman khas daerah.
Bagi wisatawan yang ingin bermalam, tersedia banyak homestay dan rumah penduduk yang disewakan dengan tarif mulai Rp250 ribu per malam.
“Kami ingin Pantai Pelangi makin dikenal luas dan menjadi destinasi unggulan Sumsel. Harapannya, pariwisata Danau Ranau bisa semakin berkembang dan menyejahterakan masyarakat lokal,” kata Johar optimistis.








