Categories: Berita Nasional

PGN Ubah Limbah Sawit Jadi Gas Ramah Lingkungan! Proyek Biomethane di Sumsel Siap Dukung Energi Bersih Nasional

Ringkasan Berita:

° PGN membangun titik injeksi biomethane di Pagardewa, Sumatera Selatan.

° Proyek ini mengubah limbah sawit menjadi energi bersih, menekan emisi hingga 234 ribu ton CO₂e per tahun, serta memperkuat bauran energi nasional menuju target Net Zero Emission 2060.


Jakarta, LintangPos.com – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) mulai membangun titik injeksi (injection point) biomethane di Pagardewa, Sumatera Selatan.

Langkah ini menjadi bagian dari proyek strategis pengembangan energi terbarukan nasional, sekaligus wujud komitmen perusahaan terhadap transisi energi bersih.

Fasilitas baru tersebut akan menyuntikkan biomethane ke jaringan gas bumi agar dapat dimanfaatkan layaknya gas alam untuk kebutuhan rumah tangga, industri, ritel, hingga transportasi.

PGN menargetkan kapasitas pasokan biomethane sebesar 1,2 BBTUD, dengan dukungan sistem Pressure Reducing System (PRS) untuk menjaga keandalan distribusi.

Direktur Utama PGN, Arief Kurnia Risdianto, menjelaskan proyek ini merupakan tonggak penting dalam memperluas portofolio bisnis energi bersih PGN dan mendukung target Environmental, Social, and Governance (ESG).

“Biomethane merupakan hasil pengolahan limbah pabrik kelapa sawit (POME) menjadi gas alam terbarukan. Gas ini nantinya diinjeksikan ke jaringan gas bumi dan bisa digunakan langsung oleh pelanggan,” ujar Arief dalam keterangan tertulis, Kamis (6/11/2025).

BACA JUGA: Herman Deru Tegaskan Pentingnya Perencanaan Keluarga untuk Cegah Stunting

Selain menjadi solusi pengelolaan limbah sawit yang ramah lingkungan, biomethane juga memiliki potensi besar menekan emisi karbon.

PGN memperkirakan proyek ini dapat mengurangi emisi gas rumah kaca hingga 234 ribu ton CO₂e per tahun.

Arief menambahkan, pengembangan biomethane akan memperkuat bauran energi bersih nasional dan mendukung target pemerintah menuju Net Zero Emission 2060.

Infrastruktur yang dibangun juga mampu menopang pasokan energi alternatif lain seperti coalbed methane (CBM) dan stranded gas, yang penting bagi ketahanan energi nasional.

Page: 1 2

Lintang Pos

Share
Tags: biomethane emisi karbon energi bersih energi terbarukan ESG gas bumi limbah sawit Net Zero Emission PGN Sumatera Selatan

Recent Posts

  • Headline
  • OKI
  • Sumsel

ASN OKI Tewas Ditikam Istri, Motif Masih Didalami

ASN berinisial A tewas setelah diduga diserang istrinya di Kayuagung, OKI. Polisi mengamankan DLA dan…

1 menit ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Politik
  • Sumsel

DPRD Empat Lawang Soroti Efisiensi dan Prioritas Anggaran

Fraksi DPRD Empat Lawang menyetujui Raperda Perubahan APBD 2026, namun menyoroti efisiensi, pelayanan dasar, prioritas…

5 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Pemerintahan
  • Sumsel

Perubahan APBD Empat Lawang 2026 Defisit Rp267 Miliar

Bupati Joncik Muhammad menyampaikan Raperda Perubahan APBD 2026 dengan pendapatan Rp1,058 triliun, belanja Rp1,325 triliun…

9 jam ago
  • Empat Lawang
  • Politik
  • Sumsel

Ada Pembahasan Perubahan APBD 2026, Simak Agenda Pemkab Empat Lawang Berikut!

DPRD Empat Lawang dijadwalkan membahas Raperda Perubahan APBD 2026 melalui penyampaian eksekutif dan pandangan umum…

24 jam ago
  • Berita
  • Nasional

Sumsel Jadi Ikon Kriya Nusa 2026, 17 Daerah Bawa Kriya Unggulan

Sumsel menjadi ikon Kriya Nusa 2026 dengan membawa perajin dari 17 kabupaten dan kota serta…

2 hari ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Timsus Polres Empat Lawang Gagalkan Dugaan Begal di Muara Pinang

Timsus Polres Empat Lawang menggagalkan dugaan penghadangan mobil pembawa pepaya di jalur Pendopo–Pagaralam, Muara Pinang.

2 hari ago