Categories: Bengkulu Kepahiang

PLN Bangun Geothermal Kepahiang, Investasi Rp11 Triliun Segera Mengalir

Ringkasan Berita:

PLN melalui PT Cakrawala Kepahiang Geothermal akan membangun pembangkit panas bumi di Air Sempiang, Kepahiang. Proyek dimulai 2026 dengan tiga sumur awal senilai Rp2,5 triliun dan target operasi penuh 2030, berpotensi memberi royalti Rp85 miliar per tahun.


KEPAHIANG, LINTANGPOS.com – Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, bersiap menjadi salah satu pusat pengembangan energi panas bumi di Sumatra.

Melalui Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Kepahiang, PT PLN bersama anak usahanya, PT Cakrawala Kepahiang Geothermal, memastikan proyek pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) Air Sempiang akan mulai dikerjakan pada 2026.

Proyek ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur energi, tetapi juga digadang-gadang menjadi salah satu investasi terbesar yang pernah masuk ke Kepahiang.

Total nilai investasi diperkirakan menembus angka Rp11 triliun, dengan kapasitas maksimal pembangkit mencapai 2×55 megawatt (MW) atau 110 MW.

Bupati Kepahiang, Zurdi Nata, menyebut proyek tersebut sebagai langkah strategis yang akan mengubah wajah perekonomian daerah dalam jangka panjang.

Menurutnya, pembangunan geothermal Air Sempiang akan dilakukan secara bertahap, dimulai dari pembangunan infrastruktur dasar.

BACA JUGA: Investasi Geothermal Masuk Kepahiang, Janji Energi Hijau Menguat

Dimulai dari Akses Jalan pada 2026

Tahap awal proyek dijadwalkan dimulai pada 2026 dengan fokus utama pembangunan akses jalan menuju lokasi geothermal.

Akses ini dinilai krusial mengingat lokasi Air Sempiang berada di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Bukit Kaba, yang memiliki kontur alam cukup menantang.

“Pembangunan awalnya akses jalan dulu. Setelah infrastruktur pendukung siap, baru masuk ke tahap pengeboran,” kata Zurdi Nata, Minggu (25/1/2026).

Karena berada di kawasan konservasi, PLN disebut telah melakukan koordinasi intensif dengan pengelola TWA Bukit Kaba.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan proyek tetap mematuhi aturan lingkungan dan tidak merusak ekosistem kawasan wisata alam tersebut.

BACA JUGA: Investor Geotermal Masuk! Kepahiang Bersiap Raup Rp100 Miliar

Pengeboran Tiga Sumur Mulai 2027

Setelah akses dan infrastruktur pendukung rampung, tahap krusial proyek akan dimulai pada 2027, yakni pengeboran tiga sumur panas bumi pertama.

Page: 1 2 3

Redaksi

Share
Tags: geothermal Air Sempiang investasi PLN Bengkulu panas bumi Bukit Kaba pembangkit listrik geothermal PLN Kepahiang proyek energi terbarukan WKP Kepahiang

Recent Posts

  • Berita
  • Empat Lawang
  • Pendidikan
  • Sumsel

AMDAL Sekolah Rakyat Empat Lawang Sudah Rampung

Penyelesaian dokumen tersebut menjadi salah satu tahapan penting sebelum pembangunan sarana dan prasarana Sekolah Rakyat…

8 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Bupati Empat Lawang Ingatkan Warga, Stop Bakar Lahan

Bupati Empat Lawang mengingatkan warga menghentikan pembakaran lahan dan mendorong pembukaan lahan tanpa bakar untuk…

9 jam ago
  • Empat Lawang
  • Pemerintahan
  • Sumsel

Bupati Joncik Tegaskan Empat Lawang Siaga Karhutla

Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad menghadiri sosialisasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla)…

12 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Pertanian
  • Sumsel

Petani Gunung Meraksa Baru Gagal Panen, Distan Siapkan Bantuan Bibit

Dinas Pertanian Empat Lawang akan meninjau sawah terdampak kekeringan dan membuka peluang usulan bantuan bibit…

1 hari ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Pendidikan
  • Sumsel

Sekolah Rakyat Empat Lawang Bidik Kapasitas hingga 2.000 Peserta Didik

Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Empat Lawang, Suparno, mengungkapkan sekolah yang kini menampung 270 siswa…

1 hari ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Pendidikan
  • Sumsel

Dari Keluarga Miskin Menuju Masa Depan, Ini Harapan Joncik untuk 270 Siswa Sekolah Rakyat Empat Lawang

Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad berharap Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Empat Lawang menjadi…

1 hari ago