Categories: Empat Lawang Sumsel

Air Mata Ayah di Sungai Musi, Pencarian Hari ke-2 Anak Belum Juga Ditemukan

Ringkasan Berita:

Suasana haru menyelimuti bantaran Sungai Musi, Empat Lawang. Hingga hari kedua pencarian, Madon belum ditemukan. Ayah korban datang dini hari, berharap sang anak segera ditemukan di tengah upaya tanpa henti tim gabungan dan warga.


EMPAT LAWANG, LINTANGPOS.com – Suasana duka dan harap bercampur menjadi satu di bantaran Sungai Musi, wilayah Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang.

Deru arus sungai yang deras seolah menjadi latar bisu dari perjuangan panjang keluarga dan tim gabungan yang masih terus mencari seorang korban tenggelam bernama Madon.

Memasuki hari kedua pencarian, Minggu (25/1/2026), keberadaan Madon belum juga ditemukan.

Sejak pagi hingga malam, tim gabungan tanpa henti menyisir aliran Sungai Musi yang dikenal luas, dalam, dan memiliki arus yang kuat.

Sungai ini bukan hanya jalur air utama di wilayah Sumatera Selatan, tetapi juga menyimpan risiko besar bagi siapa pun yang beraktivitas di sekitarnya.

Di tengah pencarian yang melelahkan itu, suasana menjadi semakin haru ketika Saparoni, ayah korban, tiba di lokasi sekitar pukul 04.00 WIB dini hari.

BACA JUGA: Pemain Angklung Keliling Diduga Tenggelam di Sungai Musi

Dengan langkah pelan, ia berdiri di tepi sungai, menatap aliran air yang diyakini menjadi tempat terakhir anak bungsunya terlihat.

Raut wajah Saparoni tampak lelah. Matanya sembab, suaranya bergetar.

Ia datang bukan sekadar sebagai orang tua, melainkan sebagai seorang ayah yang menggantungkan seluruh harapannya pada tim pencari dan doa masyarakat sekitar.

Saparoni diketahui merupakan putra asli Desa Babatan, Kecamatan Lintang Kanan, Kabupaten Empat Lawang.

Sejak tahun 1993, ia merantau ke Palembang untuk mengadu nasib.

Kabar tenggelamnya sang anak membuatnya segera pulang ke kampung halaman, meninggalkan segala aktivitasnya demi satu tujuan, menemukan Madon.

BACA JUGA: Hujan Semalaman, 7 Desa di OKU Timur Tenggelam

“Dia anak bungsu kami dari lima bersaudara,” ujar Saparoni lirih.

Kalimatnya terhenti sejenak, seolah menahan luapan emosi yang sulit dibendung.

Page: 1 2 3

Redaksi

Share
Tags: Basarnas Empat Lawang BPBD Empat Lawang korban tenggelam Sungai Musi pencarian korban tenggelam Empat Lawang Sungai Musi arus deras Tebing Tinggi Empat Lawang warga bantu pencarian korban
Topik: Peristiwa

Recent Posts

  • Berita

Dukung Bejeghum P4GN, TP-PKK Empat Lawang Launching Program ANANDA BERSINAR di Kecamatan Ulu Musi

TP-PKK Kabupaten Empat Lawang bersama BNN melaksanakan launching ANANDA BERSINAR di Kecamatan Ulu Musi dengan…

53 menit ago
  • Berita

Bejeghum P4GN di Sikap Dalam, Ajak Warga Empat Lawang Perangi Narkoba dari Desa

Bejeghum P4GN di Sikap Dalam mengajak keluarga, sekolah, dan masyarakat Empat Lawang melindungi generasi muda…

2 jam ago
  • Berita

Bupati Joncik Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Korban Kebakaran di Padang Tepong

Bupati Joncik Muhammad mengunjungi korban kebakaran di Padang Tepong, Ulu Musi, dan menyerahkan bantuan pribadi…

9 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Pemerintahan
  • Sumsel

Sekda Fauzan Tekankan Loyalitas ASN dan Sinergi Bangun Empat Lawang

Sekda Fauzan Khoiri Denin mengingatkan ASN Empat Lawang menjaga loyalitas, memperkuat sinergi OPD, dan mengikuti…

1 hari ago
  • Berita

Ulang Tahun ke-56, Joncik Minta Maaf dan Ajak ASN Bersatu

Ulang tahun ke-56, Bupati Joncik Muhammad meminta maaf kepada ASN dan mengajak seluruh jajaran bersatu…

1 hari ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Headline
  • Sumsel

Kebakaran di Desa Puntang Hanguskan Empat Rumah, Dua Warga Terluka

Kebakaran di Desa Puntang, Empat Lawang, menghanguskan empat rumah dan merusak tujuh lainnya. Dua warga…

2 hari ago