Polisi Kantongi Identitas Pelaku Perampokan Sadis di Palembang—Penangkapan Tinggal Hitungan Hari!

oleh -86 Dilihat
oleh
Polisi mengantongi identitas pelaku perampokan berdarah di Palembang. Penangkapan terduga pelaku disebut tinggal menunggu waktu. Foto; Istimewa

Ringkasan Berita:

° Polisi mengungkap titik terang kasus perampokan yang menewaskan Darma Kusuma dan melukai istrinya di Palembang.

° Pelaku sudah teridentifikasi dan kini dalam pengejaran.

° Sejumlah saksi telah diperiksa untuk memperkuat penyelidikan.


PALEMBANG, LINTANGPOS.com Satu minggu setelah peristiwa perampokan berdarah yang menewaskan Darma Kusuma (52) dan membuat istrinya, Yeni Suwandi (40), terluka parah, pihak kepolisian akhirnya menemukan titik terang.

Kasus yang terjadi pada Selasa, 25 November 2025, di Jalan Pengadilan RT 029 RW 006, Kelurahan 15 Ilir, Kecamatan IT I Palembang itu sebelumnya menyita perhatian publik dan viral di media sosial.

Korban Darma tewas akibat luka serius, sementara Yeni masih mendapatkan perawatan intensif di RS Charitas Palembang akibat luka tusuk yang dideritanya.

Seorang saksi bernama Yeni Kawi mengungkapkan bahwa pelaku hanyalah satu orang.

Ia menggambarkan pelaku sebagai pria bertubuh tinggi dan gempal, diperkirakan berusia 36 tahun. Saat beraksi, pelaku terlihat mengenakan masker hitam, celana pendek, dan kaus.

Kapolrestabes Palembang memastikan bahwa pihaknya telah mengantongi identitas terduga pelaku.

BACA JUGA: Kasus Sopir Truk Tewas Ditikam di Palembang, Komunitas Lampung Ancam ‘Operasi Sarung Hitam’ Jika Pelaku Tak Tertangkap!

“Dalam waktu dekat, kami berharap dapat menangkap yang bersangkutan. Pelaku sudah teridentifikasi secara jelas,” ujarnya.

Saat ini, Satreskrim Polrestabes Palembang terus melakukan pengejaran dan telah memeriksa sejumlah saksi, baik dari keluarga korban maupun warga sekitar, guna memperkuat proses penyelidikan.

Kasus ini menjadi sorotan warga Palembang, terlebih setelah rekonstruksi kejadian serta kabar terbaru penyelidikan ramai diperbincangkan di berbagai platform media sosial.

Polisi mengimbau masyarakat tetap tenang dan menyerahkan proses hukum sepenuhnya kepada aparat penegak hukum. (*/red)

No More Posts Available.

No more pages to load.