Sekitar pukul 02.00 WIB, RA melempar batu ke arah videotron dekat gedung DPRD Sumsel. Aksi kemudian berlanjut dengan pelemparan batu ke sejumlah pos polisi, mulai dari Simpang 5 DPRD, pos kontainer Lambidaro, Pos Lantas Simpang IP Mall, hingga pos lantas Cinde dan flyover Polda Sumsel.
BACA JUGA: Harga Beras Medium di Sumsel Merangkak Naik, Premium Stabil
BACA JUGA: Ribuan Tenaga Honorer Lahat Lolos Seleksi, BKN Terbitkan Surat Pengantar PPPK Paruh Waktu
Polisi memastikan bahwa penyelidikan masih berjalan. Ada kemungkinan tersangka baru akan ditetapkan, mengingat masih banyak bukti percakapan di grup media sosial yang sedang dianalisis.
“Ini bukan sekadar aksi spontan, tapi ada perencanaan yang cukup matang. Kami akan menindak tegas siapa pun yang terbukti terlibat,” tegas Kapolrestabes Palembang.
Kasus ini menjadi perhatian besar publik lantaran aksi perusakan tidak hanya menyasar gedung pemerintahan, tapi juga fasilitas umum dan kendaraan pribadi warga. (*/red)
Page: 1 2
Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad menghadiri sosialisasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla)…
Dinas Pertanian Empat Lawang akan meninjau sawah terdampak kekeringan dan membuka peluang usulan bantuan bibit…
Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Empat Lawang, Suparno, mengungkapkan sekolah yang kini menampung 270 siswa…
Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad berharap Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Empat Lawang menjadi…
Open House dan pembukaan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Empat Lawang Tahun Ajaran 2026/2027…
Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad meninjau langsung kesiapan akhir Sekolah Rakyat menjelang pelaksanaan…