Sekitar pukul 02.00 WIB, RA melempar batu ke arah videotron dekat gedung DPRD Sumsel. Aksi kemudian berlanjut dengan pelemparan batu ke sejumlah pos polisi, mulai dari Simpang 5 DPRD, pos kontainer Lambidaro, Pos Lantas Simpang IP Mall, hingga pos lantas Cinde dan flyover Polda Sumsel.
BACA JUGA: Harga Beras Medium di Sumsel Merangkak Naik, Premium Stabil
BACA JUGA: Ribuan Tenaga Honorer Lahat Lolos Seleksi, BKN Terbitkan Surat Pengantar PPPK Paruh Waktu
Polisi memastikan bahwa penyelidikan masih berjalan. Ada kemungkinan tersangka baru akan ditetapkan, mengingat masih banyak bukti percakapan di grup media sosial yang sedang dianalisis.
“Ini bukan sekadar aksi spontan, tapi ada perencanaan yang cukup matang. Kami akan menindak tegas siapa pun yang terbukti terlibat,” tegas Kapolrestabes Palembang.
Kasus ini menjadi perhatian besar publik lantaran aksi perusakan tidak hanya menyasar gedung pemerintahan, tapi juga fasilitas umum dan kendaraan pribadi warga. (*/red)
Page: 1 2
Tower panjat tebing Empat Lawang rusak, tiga atlet tetap berlatih menuju POPDA Sumsel 2026. Tim…
Tim Elang Polres Empat Lawang menangkap EM (20), terduga residivis curas yang diduga terlibat tujuh…
BPBD Empat Lawang mencatat lima titik panas yang telah dipadamkan. Sumber kabut asap masih belum…
Sekda Empat Lawang Fauzan Khoiri Denin mengajak santri menguasai teknologi, berinovasi, dan menjaga akhlak demi…
EMPAT LAWANG, LINTANGPOS.com – Kapolres Empat Lawang AKBP Abdul Aziz Septiadi bersama sejumlah pejabat utama…
Disdukcapil Empat Lawang mengimbau warga segera mengurus akta kematian agar data kependudukan akurat dan persoalan…