Polisi Ungkap Fakta Baru Kasus Percobaan Penculikan Siswi SMPN 30 Palembang

oleh -170 Dilihat
Polisi menemukan fakta baru dari rekaman CCTV kasus percobaan penculikan siswi SMPN 30 Palembang. Mobil pelaku teridentifikasi sebagai driver online hitam, Sabtu (1/11/2025). (Kolase/IST)

Ringkasan Berita:
° Polisi menemukan fakta baru dari rekaman CCTV kasus percobaan penculikan siswi SMPN 30 Palembang.

° Mobil pelaku teridentifikasi sebagai driver online hitam.

° Fakta ini memperkuat pengakuan korban yang sempat menyebut mobil pelaku berwarna hitam saat memberikan keterangan kepada polisi.


Palembang, LintangPos.com Polisi mulai mengungkap fakta baru dalam kasus percobaan penculikan terhadap E (13), siswi kelas 7 SMPN 30 Palembang, yang terjadi di Lorong Pegagan saat korban hendak berangkat sekolah, Jumat (31/10/2025) pagi.

Dari hasil penyelidikan dan rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian, pelaku diketahui menggunakan mobil driver online berwarna hitam untuk melancarkan aksinya.

Fakta ini memperkuat pengakuan korban yang sempat menyebut mobil pelaku berwarna hitam saat memberikan keterangan kepada polisi.

“Benar dari rekaman CCTV, mobil tersebut berwarna hitam, sama seperti pengakuan anak saya,” ujar Guntur (50), ayah korban, saat memberikan keterangan kepada petugas Polrestabes Palembang, Sabtu (1/11/2025).

Guntur menambahkan bahwa pihak keluarga telah menyerahkan rekaman CCTV tersebut kepada penyidik.

“Semua sudah kami serahkan ke polisi. Kami berharap kasus ini segera terungkap,” ujarnya dengan nada harap.

BACA JUGA: Begal Sadis Lintas Kabupaten Akhirnya Tumbang di Tangan Tim Black Panther Polsek Rambutan

Sementara itu, sumber di kepolisian menyebut bahwa sopir driver online yang mobilnya terlihat dalam rekaman kini tengah diperiksa intensif oleh petugas Satreskrim Polrestabes Palembang untuk memastikan apakah yang bersangkutan terlibat langsung dalam aksi penculikan tersebut atau tidak.

Sebelumnya, Guntur bersama Bhabinkamtibmas Polsek Seberang Ulu II telah melaporkan kejadian ini ke Polrestabes Palembang.

Ia berharap empat pelaku yang diduga terlibat bisa segera ditangkap karena aksi mereka telah membuat putrinya trauma berat dan ketakutan setiap kali hendak berangkat sekolah.

Pihak kepolisian memastikan penyelidikan akan terus dikembangkan hingga seluruh pelaku berhasil diamankan.

Warga sekitar juga diimbau agar lebih waspada dan memperhatikan keamanan anak-anak saat berangkat ke sekolah. (*/red)

CEK BERITA LINTANGPOS.com di Google Search