Seorang pria di OKU Timur ditangkap usai memperdaya remaja 15 tahun dengan dalih pengobatan mistis. Polisi bertindak cepat menindak pelaku, Rabu (5/11/2025). Foto: Istimewa
° Seorang pria di OKU Timur, Sumsel, berinisial SB (36), ditangkap polisi karena memperdaya remaja 15 tahun dengan dalih pengobatan mistis.
° Pelaku kini dijerat UU Perlindungan Anak.
° Polisi mengimbau warga tak mudah percaya pada praktik supranatural tanpa dasar jelas.
OKU Timur, LintangPos com – Sebuah kasus memilukan terjadi di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan.
Seorang pria berinisial SB (36), warga Kecamatan Belitang III, diduga menipu seorang remaja perempuan berusia 15 tahun dengan dalih pengobatan mistis hingga menyebabkan korban mengalami kondisi memprihatinkan.
Kasus ini terungkap setelah keluarga korban melapor ke Polsek Belitang III, Polres OKU Timur.
Menindaklanjuti laporan tersebut, polisi segera melakukan penyelidikan di lokasi kejadian di kawasan kebun karet Desa Karang Jadi.
Kapolsek Belitang III, Iptu Sapariyanto, mewakili Kapolres OKU Timur AKBP Adik Listiyono, SIK, MH, membenarkan laporan tersebut.
“Begitu kami mendapat laporan dari orang tua korban, tim langsung melakukan olah TKP, memeriksa saksi-saksi, serta meminta keterangan korban. Pelaku kini telah diamankan dan diserahkan ke Unit PPA Polres OKU Timur untuk proses hukum lebih lanjut,” ujarnya, Rabu (5/11/2025).
BACA JUGA: Polres Ogan Ilir Bergerak Cepat Usai Viral Dugaan Pencabulan Mahasiswa Unsri
Kejadian bermula pada April 2025 sekitar pukul 20.00 WIB. SB, yang dikenal masyarakat sebagai sosok menguasai ilmu bela diri dan mengaku memiliki kemampuan supranatural, memanggil korban ke lokasi latihan silat Teratai Putih.
Ia berdalih ingin melakukan “pengobatan khusus” untuk menyembuhkan penyakit yang disebutnya bersifat gaib.
Orang tua korban, AS (39), sempat ikut mengantar, namun pelaku meminta mereka menunggu di jarak sekitar 50 meter dengan alasan ritual tidak boleh disaksikan.
Kesempatan itu digunakan SB untuk melakukan tindakan yang tidak pantas terhadap korban.
“Pelaku membujuk korban dengan alasan tindakannya bagian dari proses pengobatan. Korban yang masih di bawah umur tidak mampu melawan,” jelas Kapolsek.
BACA JUGA: Heboh Siswi SMPN 1 Lubuk Linggau Jadi Korban Pencabulan Guru BK
Perbuatan itu terjadi lebih dari sekali, hingga kondisi korban akhirnya diketahui oleh keluarganya.
Usai mengetahui kejadian tersebut, keluarga korban segera membuat laporan.
Page: 1 2
Pemkab Empat Lawang menyiapkan perpanjangan PPPK Paruh Waktu. OPD diminta menyerahkan dokumen ke BKPSDM paling…
Bhabinkamtibmas Polsek Tebing Tinggi mengecek pekarangan bergizi sekaligus menyosialisasikan Makmano Karhutla di Tanjung Makmur.
Cik Ujang mendorong GSMP Sumsel lebih terarah dan terukur, dengan penguatan lahan rawa, rantai pasok…
Mahfud MD mengapresiasi pergantian Purbaya Yudhi Sadewa dan menyoroti persoalan komunikasi publik serta substansi kebijakan…
Polsek Talang Padang menggencarkan Program Makmano Karhutla untuk mencegah pembakaran hutan dan lahan di Empat…
Bhabinkamtibmas Polsek Pendopo mengecek pekarangan bergizi sekaligus mengajak warga Desa Kungkilan mencegah Karhutla.