Categories: Bengkulu Kepahiang

Rekonstruksi Jalan Benuang Galing Disorot, Ini Penjelasan BPBD Kepahiang

KEPAHIANG, LINTANGPOS.com – Proyek rekonstruksi ruas Jalan Benuang Galing di Kecamatan Seberang Musi, Kabupaten Kepahiang, kembali menjadi perhatian publik.

Di tengah sorotan masyarakat terkait pembangunan, progres pekerjaan, penggunaan material, hingga persoalan utang kepada warga sekitar proyek, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepahiang memberikan klarifikasi resmi.

Kepala BPBD Kabupaten Kepahiang, Hendra, ST, melalui Pejabat Fungsional di bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Kasi RR), Jon Junaidi, ST, saat dikonfirmasi langsung di Kantor BPBD Kabupaten Kepahiang pada Selasa (18/02/2026), menjelaskan bahwa proyek tersebut merupakan bagian dari upaya pemulihan infrastruktur pascabencana di wilayah Seberang Musi.

Menurut Jon, proyek rekonstruksi ruas Jalan Benuang Galing dikerjakan oleh pihak ketiga, yakni CV Sulung Sakti, dengan nilai kontrak sebesar Rp1,03 miliar.

Pekerjaan ini mencakup perbaikan badan jalan serta pembangunan fasilitas pendukung seperti drainase, yang diharapkan dapat menunjang akses dan aktivitas masyarakat setempat.

Namun, dalam pelaksanaannya, terdapat sejumlah pekerjaan yang hingga kini belum sepenuhnya rampung.

BACA JUGA: Proyek BPBD Kepahiang Disorot, Tinggalkan Hutang ke Warga dan Bangunan Terbengkalai

“Masih ada item pekerjaan yang belum selesai, seperti drainase dan sebagian badan jalan. Karena itu, pembayaran kepada kontraktor tidak dilakukan penuh,” ujar Jon.

Ia menegaskan bahwa dana yang telah dibayarkan baru sekitar 57 persen, dan jumlah tersebut disesuaikan dengan volume pekerjaan yang benar-benar telah dikerjakan di lapangan.

Terkait isu pengambilan material batu dari sungai, Jon menjelaskan bahwa dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB), kebutuhan material batu hanya dianggarkan sebanyak lima kubikasi.

Material tersebut diperuntukkan bagi pondasi rendah.

“Kalau sampai ada informasi 60 kubik batu diambil dari sungai, kami tidak mengetahui hal tersebut. Secara administrasi dan perencanaan, yang tercantum di RAB hanya lima kubikasi,” jelasnya.

Page: 1 2

Redaksi

Share
Tags: audit BPK Benuang Galing BPBD Kepahiang CV Sulung Sakti dana bencana Kecamatan Seberang Musi proyek infrastruktur rekonstruksi jalan
Topik: Pembangunan

Recent Posts

  • Berita
  • Empat Lawang
  • Kasus
  • Sumsel

Operasi Sarang Narkoba di Empat Lawang, Dua Orang Diamankan, Pemasok Kabur!

Polres Empat Lawang dan BNNK mengamankan dua tersangka dalam Operasi Sarang Narkoba di Lintang Kanan.…

5 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Gudang SDN 19 Tunggul Itam Terbakar, 180 Kursi dan 100 Meja Hangus

Gudang SDN 19 Tunggul Itam di Empat Lawang terbakar. Ratusan fasilitas belajar dan material bangunan…

8 jam ago
  • Berita

Tower Rusak, Atlet Panjat Tebing Empat Lawang Berlatih dengan Fasilitas Terbatas

Tower panjat tebing Empat Lawang rusak, tiga atlet tetap berlatih menuju POPDA Sumsel 2026. Tim…

19 jam ago
  • Berita

Residivis Curas Ditangkap di Muara Pinang, Diduga Terlibat 7 TKP

Tim Elang Polres Empat Lawang menangkap EM (20), terduga residivis curas yang diduga terlibat tujuh…

19 jam ago
  • Berita

Sumber Kabut Asap Belum Dapat Dipastikan

BPBD Empat Lawang mencatat lima titik panas yang telah dipadamkan. Sumber kabut asap masih belum…

2 hari ago
  • Berita

Sekda Empat Lawang Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas

Sekda Empat Lawang Fauzan Khoiri Denin mengajak santri menguasai teknologi, berinovasi, dan menjaga akhlak demi…

2 hari ago