Remaja Tewas Usai Duel Motor Adu Kambing di Prabumulih, Begini Detik-Detik Vario Masuk Jalur Lawan!

oleh -45 Dilihat
Adu kambing dua motor di Prabumulih menewaskan satu remaja dan membuat dua lainnya kritis. Polisi masih menyelidiki penyebab kecelakaan, Senin (17/11/2025). Foto: Istimewa

Ringkasan Berita:

° Kecelakaan maut melibatkan Honda Vario dan Yamaha Vega R terjadi di Prabumulih, Minggu pagi.

°✓Seorang remaja tewas di lokasi, dua lainnya kritis dan dirawat intensif.

° Polisi masih melakukan olah TKP untuk memastikan penyebab pasti tabrakan adu kambing tersebut.


PRABUMULIH, LINTANGPOS.com Suasana Minggu pagi yang biasanya tenang di Jalan Lintas Bakaran–Simpang Lima Lingkar, Kota Prabumulih, berubah mencekam ketika dua sepeda motor saling menghantam dalam kecelakaan adu kambing yang melibatkan tiga remaja, 16 November 2025 sekitar pukul 08.30 WIB.

Satu nyawa melayang di tempat, sementara dua lainnya berjuang di rumah sakit.

Kapolres Prabumulih, AKBP Bobby Kusumawardhana, membenarkan peristiwa yang mengundang duka itu.

Ia mengatakan, benturan keras tersebut bukan hanya merusak dua motor yang terlibat, tetapi juga menghancurkan masa depan para remaja yang masih duduk di bangku sekolah.

“Ya benar, kecelakaan kemarin, satu orang tewas dan dua orang dirawat intensif di rumah sakit,” ujar Bobby saat ditemui wartawan, Senin (17/11/2025).

Kronologi bermula ketika Honda Vario 160 merah BG-2869-CA yang dikendarai Vino Al Faruq (14) melaju dari arah Bakaran menuju Simpang Lima Lingkar.

BACA JUGA: Kecelakaan Libatkan Sepeda Motor dan Sepeda Listrik di Muara Pinang, Tiga Anak Luka Serius

Diduga kehilangan kendali, motor itu masuk ke jalur berlawanan.

Pada saat bersamaan, Yamaha Vega R hitam tanpa pelat yang ditunggangi Melkiano (14) bersama rekannya Adi Ariansyah (14) datang dari arah berseberangan.

Jarak yang terlalu dekat membuat tabrakan tidak terhindarkan.

“Benturan keras itu membuat tubuh para remaja terpental ke jalan,” jelas Bobby.

Kondisi kedua kendaraan menunjukkan bagaimana kerasnya benturan.

Vega R mengalami kerusakan parah pada ban dan bodi depan. Sedangkan Honda Vario juga ringsek di bagian depan.

BACA JUGA: Satlantas Polres Empat Lawang Gelar Strong Point Sore, Cegah Pelanggaran dan Tekan Kecelakaan!

Melkiano mengalami luka parah di bagian dada, diduga patah tulang rusuk dan kaki, serta dinyatakan meninggal dunia di lokasi.

Ia kemudian dibawa ke RS Pertamina Prabumulih. Sementara rekannya, Adi Ariansyah, mengalami dugaan cedera kepala namun masih sadar.

Di sisi lain, Vino Al Faruq mengalami lebam di wajah, luka di lutut, dan dugaan patah tulang leher. Ia tidak sadarkan diri saat dievakuasi ke rumah sakit yang sama.

“Kedua motor sudah diamankan di Satlantas Polres Prabumulih. Anggota juga masih melakukan olah TKP untuk mengungkap penyebab pasti kejadian,” tambah Bobby.

Kecelakaan ini sekali lagi mengingatkan masyarakat tentang pentingnya keselamatan berkendara, terutama bagi pengendara muda yang masih rentan kehilangan kendali dan kurang pengalaman.

Sementara keluarga korban kini harus menanggung duka mendalam akibat insiden tragis tersebut. (*/red)