Ribuan warga Muratara belum memiliki KTP-El meski perekaman hampir mencapai 97 persen. Disdukcapil terus mengejar sisa wajib KTP yang belum tuntas. (*/ILS)
° Jumlah penduduk Muratara mencapai 205.366 jiwa, namun 5.456 warga wajib KTP-El belum memilikinya.
° Disdukcapil mencatat perekaman sudah tembus 96,71 persen.
° Kecamatan Rupit paling tinggi capaian rekam, sementara sejumlah kecamatan masih mengejar target.
PALEMBANG, LINTANGPOS.com – Di balik hiruk-pikuk aktivitas sehari-hari masyarakat Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), ada satu pekerjaan rumah yang belum sepenuhnya tuntas: pemenuhan identitas kependudukan bagi seluruh warga wajib KTP-El.
Dari total 205.366 jiwa penduduk—104.437 laki-laki dan 100.929 perempuan—masih ada ribuan warga yang belum mengantongi identitas resmi tersebut.
Kepala Disdukcapil Muratara Aan Andrean, melalui Kabid Pendaftaran Penduduk (Dafduk), Ria Anggraini, menyampaikan data terbaru, Rabu (10/12/2025).
Dari 145.081 warga yang masuk kategori wajib memiliki KTP-El, sebanyak 139.625 sudah memilikinya.
Artinya, masih ada 5.456 jiwa yang belum tercatat memiliki KTP-El.
Meski begitu, capaian perekaman terbilang tinggi.
BACA JUGA: NRG 2025 Bikin Guru Deg-degan: Lulus PPG Belum Cukup, Tunjangan Bisa Mandek Berbulan-Bulan!
Dari total wajib KTP, 140.021 jiwa sudah melakukan perekaman, atau setara 96,71 persen.
Tinggal 4.768 warga yang belum melakukan proses tersebut.
Jika ditelisik lebih rinci, performa perekaman di tiap kecamatan menunjukkan angka yang cukup menggembirakan. Berikut potret lengkapnya:
BACA JUGA: TPG Dibayar Bulanan Mulai 2026? OPS Siap Gulung Tikar Jika Data Terlambat Sekian Hari!
Ria Anggraini mengingatkan bahwa WNI berusia 17 tahun ke atas, sudah menikah, atau pernah menikah wajib memiliki KTP-El.
Page: 1 2
Empat agenda Pemkab Empat Lawang pada Selasa 22 September 2026 meliputi pembangunan jembatan, persiapan Satgas…
ASN berinisial A tewas setelah diduga diserang istrinya di Kayuagung, OKI. Polisi mengamankan DLA dan…
Fraksi DPRD Empat Lawang menyetujui Raperda Perubahan APBD 2026, namun menyoroti efisiensi, pelayanan dasar, prioritas…
Bupati Joncik Muhammad menyampaikan Raperda Perubahan APBD 2026 dengan pendapatan Rp1,058 triliun, belanja Rp1,325 triliun…
DPRD Empat Lawang dijadwalkan membahas Raperda Perubahan APBD 2026 melalui penyampaian eksekutif dan pandangan umum…
Sumsel menjadi ikon Kriya Nusa 2026 dengan membawa perajin dari 17 kabupaten dan kota serta…