Mantan presiden FC Barcelona Sandro Rosell pergi untuk bersaksi sebagaimana diselidiki di hadapan penyelidik 'kasus Negreira', pada 18 September 2025 di Barcelona, Catalonia, Spanyol. Foto: David Zorrakino/Europa Press melalui Getty Images
Spanyol, LintangPos.com – Kontroversi wasit kembali jadi sorotan di sepak bola Spanyol. Kali ini, pernyataan tegas eks presiden Barcelona, Sandro Rosell, dalam sidang kasus Negreira memantik perdebatan panjang.
Rosell menyebut mantan petinggi wasit José María Enriquez Negreira “tidak punya pengaruh” dalam hasil pertandingan, bahkan menuding bahwa bias terbesar justru mengarah ke Real Madrid.
Di sisi lain, Madrid semakin agresif. Klub ibu kota itu melayangkan keluhan resmi ke FIFA terkait sederet keputusan wasit yang mereka anggap merugikan.
Polemik pun makin meruncing, membuka babak baru dalam drama soal integritas, pengaruh, dan akuntabilitas wasit di La Liga.
Dalam sidang pekan lalu, Rosell tampil dengan sikap defensif.
BACA JUGA: Kompak Menuju WBBM, Kanwil Kemenkum Sumsel Gelar Apel Pagi
Ia menegaskan bahwa Negreira sama sekali tidak punya bobot di Komite Teknis Wasit (CTA).
Menurutnya, satu-satunya sosok yang benar-benar berpengaruh selalu berasal dari kubu penggemar Real Madrid.
Rosell bahkan menantang para pengkritik untuk meninjau ulang pertandingan periode 2001–2018.
“Mari kita tonton semua pertandingan. Hadirkan lima ahli wasit untuk membuktikan kapan kami benar-benar dibantu. Saya yakin hasilnya justru mendukung kami,” ujarnya.
Ia menolak keras tuduhan bahwa pembayaran €7 juta ke Negreira dimaksudkan untuk membeli keputusan wasit.
Rosell menekankan bahwa dana itu digunakan untuk laporan teknis dan konsultasi, bukan memanipulasi hasil pertandingan.
BACA JUGA: Warga Suku Anak Dalam Telantar di Lahat, Terjebak Janji Transmigrasi Mandiri
Berbanding terbalik dengan pembelaan Rosell, Real Madrid justru meningkatkan tekanan dengan mengajukan keluhan ke FIFA.
Presiden Florentino Perez menyebut ada masalah kredibilitas wasit domestik, terutama setelah gol Arda Guler dianulir, keputusan offside tipis Kylian Mbappé, hingga kartu merah Dean Huijsen melawan Real Sociedad.
Pelatih Madrid, Xabi Alonso, menilai langkah klub wajar sebagai bentuk perlindungan. Namun ia mengingatkan agar fokus tim tidak semata-mata tertuju pada isu wasit.
Page: 1 2
Bupati Joncik Muhammad meminta Kejari Empat Lawang mengkaji persoalan HGU perkebunan dan membantu optimalisasi BPHTB…
Pemerintah Kabupaten Empat Lawang bersama Kejaksaan Negeri Empat Lawang menandatangani PKS bidang Perdata dan Tata…
Kajari Empat Lawang Yuli Andri menegaskan kesiapan Jaksa Pengacara Negara mendampingi OPD dan memulihkan hak-hak…
Polres Empat Lawang dan BNN menggerebek lokasi dugaan peredaran narkoba di Desa Batu Lintang. Empat…
Kajati Sumsel Nurcahyo J. M. mengunjungi Kejari Empat Lawang untuk memantau kinerja, memperkuat koordinasi, dan…
Kasus ISPA menjadi perhatian saat kemarau panjang. Dinas Kesehatan menyiagakan pelayanan di 10 puskesmas dan…