Kejari Pagar Alam tetapkan tiga tersangka kasus dugaan korupsi proyek Jalan Ratu Seriun. Kerugian negara capai Rp523 juta, penyidikan masih berkembang, Rabu (24/12/2025). Foto: Istimewa
° Proyek pelebaran bahu Jalan Ratu Seriun Pagar Alam senilai Rp1,49 miliar berujung skandal.
° Kejari Pagar Alam menetapkan tiga tersangka karena dugaan korupsi yang merugikan negara lebih dari Rp523 juta.
PAGAR ALAM, LINTANGPOS.com – Pembangunan yang seharusnya membawa manfaat bagi masyarakat kembali tercoreng.
Di Kota Pagar Alam, Sumatera Selatan, proyek pelebaran bahu Jalan Ratu Seriun yang digadang-gadang meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan, justru berubah menjadi perkara hukum yang memalukan.
Alih-alih memperkuat konektivitas kota wisata tersebut, proyek ini kini menjadi simbol baru dari rapuhnya pengelolaan anggaran publik.
Kejaksaan Negeri (Kejari) Pagar Alam resmi menetapkan tiga orang sebagai tersangka dugaan tindak pidana korupsi pada proyek tersebut.
Ketiganya berinisial D, H, dan DI, berdasarkan surat penetapan tersangka tertanggal 24 Desember 2025.
Pengumuman itu disampaikan langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Pagar Alam, Dr. Ira Febrina, S.H., M.Si., melalui rilis resmi yang diterima redaksi.
BACA JUGA: Hujan Deras Bikin Pagar Taman Bukit Siguntang Ambruk, Jalan Tertutup 10 Meter!
“Penetapan ini menjadi bukti keseriusan aparat penegak hukum dalam mengusut dugaan penyimpangan anggaran pada proyek strategis daerah,” tegas Ira Febrina.
Proyek pelebaran bahu Jalan Ratu Seriun merupakan kegiatan milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pagar Alam Tahun Anggaran 2023 dengan nilai kontrak mencapai Rp1,49 miliar.
Dana tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), yang semestinya digunakan untuk kepentingan publik.
Secara konseptual, proyek ini dirancang untuk meningkatkan kualitas jalan, memperbaiki keselamatan lalu lintas, dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. Jalan Ratu Seriun sendiri merupakan salah satu akses penting bagi aktivitas warga dan sektor pariwisata Pagar Alam.
Namun, penyidikan Kejari Pagar Alam justru mengungkap cerita yang jauh dari harapan.
BACA JUGA: Jalan Pagaralam–Kepahiang Putus Total Akibat Ambles, Bupati Empat Lawang Turun Langsung ke Lokasi
Di balik lapisan aspal dan bahu jalan yang terlihat kokoh, terdapat dugaan kuat praktik melawan hukum yang merugikan keuangan negara.
Temuan penyidik diperkuat oleh hasil audit resmi Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Sumatera Selatan.
Herman Deru menyebut Empat Lawang memiliki fiskal terbatas dan mendorong dukungan provinsi untuk pembangunan serta…
Herman Deru menyebut Sumsel mengusulkan 2,8 juta KL Biosolar, tetapi alokasi sekitar 650 ribu KL.…
Herman Deru menilai gangguan akses bukan hanya memutus konektivitas, tetapi juga bisa meningkatkan ongkos masyarakat.…
Bupati Joncik Muhammad mendorong jalan Pagaralam-Muara Pinang-Pendopo-Bengkulu menjadi jalan nasional saat ground breaking Jembatan Napalan.
Ground breaking Jembatan Napalan di Empat Lawang membuat arus kendaraan dari Pagaralam dialihkan melalui Desa…
Herman Deru dijadwalkan ground breaking dua jembatan di Empat Lawang sekaligus meninjau pemeliharaan Jalan Pagaralam–Tanjung…