Perkiraan biaya kuliah UB 2026 mencakup UKT semua jalur masuk serta uang pangkal jalur mandiri. Cocok sebagai referensi orangtua dan calon mahasiswa. (*/ils)
° Biaya kuliah Universitas Brawijaya (UB) 2026 diperkirakan mengikuti skema tahun 2025.
° UKT dibagi tujuh kelompok dengan besaran berbeda per fakultas, sementara jalur mandiri menambah biaya Iuran Pengembangan Institusi.
° Calon mahasiswa bisa menyesuaikan biaya dengan kemampuan finansial.
JAKARTA, LINTANGPOS.com – Memasuki tahun akademik 2026–2027, para orangtua dan calon mahasiswa mulai ramai mencari tahu berapa biaya kuliah di Universitas Brawijaya (UB).
Wajar saja—pendaftaran mahasiswa baru dari jalur nasional hingga jalur mandiri bakal segera dibuka, dan urusan biaya jadi salah satu pertimbangan terbesar sebelum menentukan pilihan kampus.
UB membuka tiga jalur masuk utama: SNBP, SNBT, dan jalur mandiri yang dikenal sebagai Seleksi Mandiri Universitas Brawijaya (Selma UB).
Ketiganya menggunakan sistem pembiayaan yang sama untuk biaya semester, yakni Uang Kuliah Tunggal (UKT).
UKT ini dibayarkan tiap semester dan ditentukan berdasarkan kemampuan finansial orangtua atau wali mahasiswa.
Menariknya, untuk jalur mandiri ada tambahan biaya berupa Iuran Pengembangan Institusi (IPI)—semacam uang pangkal—yang juga dihitung berdasarkan kondisi ekonomi keluarga.
Dengan kata lain, sistem pembiayaan di UB mencoba memastikan mahasiswa membayar sesuai kemampuan.
Meski UB belum merilis angka resmi untuk tahun 2026, besaran UKT biasanya mengacu pada tahun sebelumnya.
Berdasarkan data 2025, UKT Kelompok 1 dipatok Rp 500.000 dan Kelompok 2 sebesar Rp 1.000.000 untuk semua jurusan. Sementara UKT Kelompok 3 hingga Kelompok 7 bervariasi tergantung fakultas dan program studi.
Daftar fakultas yang menerapkan UKT berjenjang meliputi:
BACA JUGA: Terungkap! Ini Batas Gaji Orangtua agar Lolos KIP Kuliah 2026—Banyak yang Belum Tahu!
Meski rincian angka UKT per kelompok tiap fakultas bervariasi, pola penentuan biayanya tetap sama: makin tinggi kelompok, makin besar UKT yang harus dibayarkan.
Banyak calon mahasiswa menggunakan data ini sebagai dasar perbandingan antara jurusan atau bahkan antar kampus.
Page: 1 2
Kejari Empat Lawang menangkap DPO kasus dugaan korupsi proyek jalan, setelah dua tahun buron. Kerugian…
Kejari Empat Lawang menangkap DPO kasus dugaan korupsi proyek peningkatan Jalan Fajar Bakti-Lawang Agung di…
Karhutla Sumsel mencapai estimasi 404,22 hektare hingga 14 September 2026. Sebanyak 319,97 hektare dipadamkan, 84,25…
Polsek Pendopo mengamankan pria berinisial DL alias B dalam kasus dugaan penggelapan motor. Tersangka mengaku…
Polsek Tebing Tinggi bersama tim gabungan bergerak cepat memadamkan Karhutla di Tanjung Kupang untuk mencegah…
Pemkab Empat Lawang menyiapkan perpanjangan PPPK Paruh Waktu. OPD diminta menyerahkan dokumen ke BKPSDM paling…