EMPAT LAWANG, LINTANGPOS.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Empat Lawang, Fauzan Khoiri Denin, turun langsung memantau pelaksanaan kegiatan gotong royong dalam rangka program Jum’at Bersih di kawasan Pasar Tebing Tinggi, Jumat (7/8/2026) pagi.
Kegiatan tersebut menjadi tindak lanjut hasil rapat koordinasi yang sebelumnya digelar di Kantor Camat Tebing Tinggi dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).
Bakti karya yang dilaksanakan melibatkan berbagai unsur, mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD), TNI, Polri, pemerintah kecamatan, pemerintah kelurahan, RT/RW, hingga masyarakat.
Gotong royong difokuskan pada pembersihan kawasan pasar dan sejumlah titik yang menjadi perhatian karena persoalan kebersihan dan drainase.
BACA JUGA: Sekda Empat Lawang Tetapkan Jumat Gotong Royong Rutin ASN
Fauzan Khoiri Denin mengatakan, kegiatan ini merupakan langkah awal pemerintah daerah dalam menyambut peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Berbagai persiapan, termasuk pemasangan bendera dan penataan lingkungan, mulai dilakukan agar suasana ibu kota kabupaten terlihat bersih, rapi, dan nyaman.
“Hari ini kami menindaklanjuti hasil rapat kemarin di Kantor Camat dan rapat di Bappeda dengan melaksanakan bakti karya berupa kegiatan kebersihan dan gotong royong. Target pertama adalah menyambut kemeriahan peringatan Hari Kemerdekaan. Pemasangan bendera dan kegiatan lainnya sudah mulai dilakukan,” ujar Fauzan.
Ia menjelaskan, setelah kegiatan gotong royong, camat dan lurah akan terus mengawasi tindak lanjut di lapangan agar kebersihan kawasan tetap terjaga.
BACA JUGA: Gorong-gorong Tersumbat Jadi Penyebab Banjir Pasar Tebing Tinggi
Selain kebersihan, Sekda juga menyoroti persoalan drainase yang selama ini menjadi penyebab genangan air di kawasan Pasar Tebing Tinggi.
Menurutnya, penyumbatan gorong-gorong di depan kantor Telkom menjadi salah satu persoalan utama yang harus segera ditangani.
“Langkah awal hari ini adalah membersihkan lokasi dan menyiram area yang diperlukan. Namun ke depan diperlukan penanganan lebih lanjut, yaitu mengatasi penyumbatan gorong-gorong di depan Telkom. Saat hujan turun sebentar saja, sampah dari bagian atas terbawa arus dan menumpuk sehingga air meluap ke jalan. Kondisi ini menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan,” katanya.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Fauzan mengaku telah menginstruksikan Asisten I agar pekan depan menggelar rapat bersama seluruh pemangku kepentingan, termasuk para pedagang yang memanfaatkan trotoar dan badan jalan sebagai lokasi berjualan.
BACA JUGA: Banjir dan Sampah Kembali Lumpuhkan Pusat Kota Tebing Tinggi
Ia menegaskan, penataan kawasan pasar akan dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan pendekatan persuasif, namun tetap disertai ketegasan demi kepentingan bersama.
“Kami sangat membutuhkan dukungan masyarakat. Mohon maaf apabila kami harus bersikap tegas. Ketegasan ini bukan untuk mencari kesalahan, melainkan demi menjaga wajah dan etalase Kabupaten,” tegasnya.
Fauzan juga mengingatkan para pedagang untuk mematuhi aturan dengan berjualan di tempat yang telah disediakan.
Menurutnya, trotoar merupakan hak pejalan kaki, sementara area parkir dan badan jalan memiliki fungsi masing-masing yang tidak boleh disalahgunakan.
BACA JUGA: Gotong Royong Warga Pajar Bakti Bikin Jalan Desa Jadi Kinclong!
“Trotoar adalah hak pejalan kaki. Area parkir memiliki fungsinya sendiri, begitu pula jalur lalu lintas. Aturannya sudah jelas, sehingga para pedagang harus mematuhinya,” tutup Fauzan.
Pemerintah Kabupaten Empat Lawang berharap kegiatan Jum’at Bersih tidak hanya menjadi agenda rutin, tetapi juga mampu membangun kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, mendukung penataan kota, dan menciptakan wajah ibu kota kabupaten yang lebih tertib, bersih, serta nyaman bagi seluruh warga. (*/red)








