Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SMP Disdikbud Kabupaten Empat Lawang, Gusmedi. (*/Lintang Pos)
EMPAT LAWANG, LINTANGPOS.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Empat Lawang mengingatkan seluruh pihak sekolah agar lebih cermat dan teliti dalam memasukkan data siswa calon penerima Program Indonesia Pintar (PIP).
Ketelitian ini dinilai krusial untuk memastikan bantuan pendidikan tersebut tepat sasaran dan tidak menimbulkan kerugian bagi peserta didik yang berhak.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SMP Disdikbud Kabupaten Empat Lawang, Gusmedi, usai kegiatan sosialisasi PIP yang digelar di SMP Negeri 1 Tebing Tinggi, Jumat (17/4/2026).
Dalam kesempatan itu, Gusmedi menegaskan bahwa kesalahan dalam penginputan data dapat berdampak serius terhadap distribusi bantuan.
Menurutnya, ketidaktepatan data berpotensi menyebabkan siswa yang seharusnya menerima bantuan justru terlewatkan.
Sebaliknya, siswa yang tidak memenuhi kriteria bisa saja terdaftar sebagai penerima.
BACA JUGA: Truk Pribadi Wali Kota Antar Bantuan ke Wilayah Bencana yang Terlupakan
Kondisi ini tentu tidak hanya merugikan siswa, tetapi juga mencederai tujuan utama program pemerintah tersebut.
“Misalnya, siswa yang mestinya dapat bantuan justru tidak dapat dan sebaliknya, yang mestinya tidak layak dapat justru menjadi penerima,” ujar Gusmedi.
Ia menambahkan, seluruh ketentuan terkait PIP sebenarnya telah diatur secara jelas dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.
Oleh karena itu, pihak sekolah diharapkan memahami regulasi tersebut secara menyeluruh sebelum melakukan penginputan data.
Gusmedi juga menjelaskan bahwa terdapat dua kategori utama peserta didik yang berhak menerima bantuan PIP.
Salah satunya adalah siswa yang berasal dari keluarga yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) milik Kementerian Sosial.
BACA JUGA: Air Terjun Pipa Belanda, Jejak Sejarah di Sejuknya Kabawetan
Data ini menjadi acuan utama dalam menentukan kelayakan penerima bantuan.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya pemahaman terkait klasifikasi desil dalam DTKS.
Page: 1 2
Mahfud MD mengapresiasi pergantian Purbaya Yudhi Sadewa dan menyoroti persoalan komunikasi publik serta substansi kebijakan…
Polsek Talang Padang menggencarkan Program Makmano Karhutla untuk mencegah pembakaran hutan dan lahan di Empat…
Bhabinkamtibmas Polsek Pendopo mengecek pekarangan bergizi sekaligus mengajak warga Desa Kungkilan mencegah Karhutla.
PP PAUD Sumsel didorong memperkuat pendidikan karakter anak sekaligus perhatian terhadap gizi, imunisa
Antrean BBM di SPBU Talang Banyu diatur setelah Satlantas Polres Empat Lawang memberi imbauan untuk…
Kejari Empat Lawang mengeksekusi uang pengganti Rp1,66 miliar dari perkara dugaan korupsi pengadaan APAR desa…