Ringkasan Berita:
° Banyak pengguna iPhone dan Android mengira ponsel lemot karena kerusakan internal, padahal penyebabnya sering datang dari aplikasi bawaan yang jarang dipakai.
° Games, GarageBand, dan Samsung Free disebut pakar sebagai biang keladi yang membebani memori dan proses latar belakang.
JAKARTA, LINTANGPOS.com — Menjelang musim liburan, banyak orang mulai mengeluhkan smartphone mereka yang tiba-tiba melambat.
Di tengah jadwal yang padat, ponsel yang lemot jelas bikin kesal.
Meski sebagian pengguna iPhone maupun Android langsung curiga ada kerusakan internal, pakar teknologi justru menyebut penyebab utamanya sering datang dari aplikasi bawaan yang tak pernah digunakan.
Sebuah rangkuman dari para ahli mengungkap tiga aplikasi preinstalled yang paling banyak menyita memori dan menjalankan proses latar belakang, sehingga membuat kinerja perangkat menurun dari waktu ke waktu.
Berikut daftarnya:
1. Apple Games: Fitur Sosial yang Jarang Terpakai
BACA JUGA: iPhone Lipat Seharga Mobil? Bocoran Harga Capai Rp 40 Juta!
Banyak pengguna iPhone gemar bermain gim, tetapi ironisnya, aplikasi Apple Games justru jarang disentuh.
Aplikasi ini lebih berfokus pada pencatatan pencapaian, perbandingan skor, dan fitur sosial lainnya—bukan untuk bermain gim langsung.
Meski jarang digunakan, aplikasi ini terus menjalankan proses kecil di latar belakang, menyimpan data, hingga mengirim notifikasi yang bisa memakan performa.
Menghapusnya dapat membantu ponsel bekerja lebih ringan, terutama bagi pengguna yang sudah punya aplikasi gim lain.
2. GarageBand: Raksasa Penyimpan Data
Aplikasi bawaan iPhone lain yang sering terbengkalai adalah GarageBand.
BACA JUGA: Akhirnya! Samsung Beri Kabar Baik untuk Pemilik Galaxy S23 FE—Update Keamanan Resmi Meluncur!
Di luar dunia musik digital, aplikasi ini tidak banyak dimanfaatkan pengguna umum.
Namun, ukuran file-nya sangat besar berkat koleksi instrumen digital, loop, dan fitur editing audio.
Pakar menyebut bahwa meski tidak dibuka, GarageBand bisa menahan ruang penyimpanan dan memicu proses kecil yang mengganggu performa.
Menghapusnya dapat memberi ruang signifikan dan membuat sistem bekerja lebih cepat.
3. Samsung Free: Konten Berjalan Otomatis
Pada perangkat Android, khususnya Samsung, aplikasi Samsung Free hadir sebagai pusat konten yang memuat berita, video, dan gim kasual.
Namun banyak pengguna bahkan tidak pernah membukanya setelah proses pengaturan awal.
Pengguna yang telah memiliki aplikasi hiburan atau berita lain biasanya menganggap Samsung Free sebagai “penggangu sunyi” karena memuat konten otomatis di latar belakang.
Hal ini menghabiskan data, penyimpanan, serta sedikit daya pemrosesan tanpa disadari—yang dari waktu ke waktu menyebabkan ponsel terasa lambat.
Dengan mengurangi atau menonaktifkan aplikasi bawaan yang tidak dibutuhkan, pakar menyebut kinerja smartphone dapat meningkat signifikan.
Langkah sederhana tersebut bisa menjadi solusi cepat bagi pengguna yang ingin mempercepat ponsel tanpa harus melakukan reset atau mengganti perangkat. (*/red)





