“Ketahanan iklim berarti kemampuan kita untuk tetap tumbuh dan bangkit di tengah perubahan iklim. Karena itu, pangan menjadi faktor utama yang harus dijaga,” tambahnya.
BACA JUGA: Siswa Pelaku Bullying di SMPN Karang Jaya Dikeluarkan dari Sekolah
ICRAF juga menyoroti pentingnya dokumentasi pengetahuan lokal dalam kurikulum.
Banyak sumber pangan tradisional yang diwariskan turun-temurun, namun terancam hilang tanpa upaya pencatatan. Melalui Mulok Kemandirian Pangan, hal tersebut kini menjadi bagian dari pembelajaran sekolah.
“Semoga Mulok Kemandirian Pangan ini menjadi model nasional yang bermanfaat sebagai bekal pendidikan karakter dan ketahanan pangan bagi generasi muda Indonesia,” tutup Andree.
Inisiatif Sumatera Selatan ini menandai babak baru dalam dunia pendidikan Indonesia, di mana ketahanan pangan tidak lagi hanya menjadi urusan sektor pertanian, tetapi juga bagian integral dari pembentukan karakter dan kemandirian siswa.
Dengan dukungan berbagai pihak, Mulok Kemandirian Pangan diharapkan menjadi contoh bagi provinsi lain untuk diadaptasi secara nasional. (*/red)
Pemkab Empat Lawang mendata sekitar 10 dusun di tujuh kecamatan yang belum teraliri listrik PLN…
TP PKK dan BNNK Empat Lawang meluncurkan Ananda Bersinar untuk memperkuat pencegahan narkoba pada anak…
Bupati Joncik Muhammad mengajak masyarakat dan pemuda Empat Lawang menjaga persatuan serta menjadikan keberagaman sebagai…
Polsek Muara Pinang membantu mengantarkan jenazah Nuril Aminah melalui program Si Baja sebagai wujud pelayanan…
BNN Empat Lawang mengajak pemerintah, sekolah, dan masyarakat memperkuat pencegahan narkoba melalui edukasi, inovasi, dan…
Dua rumah warga di Padang Tepung, Ulu Musi, Empat Lawang, ludes terbakar. Diduga korsleting listrik,…