Selain itu, juga mendukung misi ke-6, yaitu meningkatkan tata kelola pemerintahan berbasis digital demi pelayanan publik yang berkualitas.
Edward juga mengajak berbagai pihak untuk berkolaborasi dalam mendukung transformasi digital pariwisata, mulai dari pemerintah kabupaten/kota, akademisi, pelaku usaha, komunitas kreatif, hingga masyarakat.
“Dengan kolaborasi, kita bisa menjadikan teknologi digital bukan sekadar alat bantu, tetapi motor penggerak pembangunan pariwisata Sumsel. Harapannya, pariwisata kita bisa tumbuh lebih inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing global,” tutupnya. (*/red)






