Sumsel Tancap Gas ke Era Kendaraan Listrik! 300 Charging Station Siap Dibangun

oleh -193 Dilihat
oleh
Pemprov Sumsel menunjukkan komitmen serius mendukung kendaraan listrik dan energi ramah lingkungan melalui rencana pembangunan 300 charging station di seluruh wilayah. (*/Humas Pemprov Sumsel)

Ringkasan Berita:

° Gubernur Sumsel Herman Deru menegaskan dukungan penuh pengembangan ekosistem kendaraan listrik.

° Bersama PT Vgreen Global Charging Station Investment Indonesia, Sumsel menargetkan pembangunan 300 titik charging station merata di seluruh daerah.


JAKARTA, LINTANGPOS.com – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) kembali menunjukkan langkah progresif dalam menjawab tantangan perubahan iklim dan kebutuhan energi masa depan.

Gubernur Sumsel Dr. H. Herman Deru menegaskan komitmen kuat pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik sebagai bagian dari upaya mendorong penggunaan energi ramah lingkungan di Bumi Sriwijaya.

Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur Herman Deru saat menerima kunjungan Head of Network Development Indonesia PT Vgreen Global Charging Station Investment Indonesia, Jefry Batubara, di Ruang Tamu Gubernur Sumsel, Senin (22/12/2025).

Pertemuan itu menjadi sinyal awal kerja sama strategis antara pemerintah daerah dan sektor swasta dalam membangun infrastruktur transportasi berbasis energi bersih.

Dukungan Penuh Pemprov Sumsel

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan konstruktif tersebut, Gubernur Herman Deru menyambut baik rencana kerja sama pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Provinsi Sumsel.

BACA JUGA: Proyek Listrik dari Sampah di Palembang Tembus 66,6 Persen! Wali Kota Desak Aksi Cepat, Ada Apa?

Fokus utama kerja sama ini adalah pembangunan serta pemerataan fasilitas charging station atau stasiun pengisian daya kendaraan listrik.

Menurut Herman Deru, pengembangan kendaraan listrik sangat sejalan dengan visi dan arah kebijakan Pemprov Sumsel yang tengah mendorong transisi energi bersih dan penerapan konsep go green energy di berbagai sektor pembangunan.

“Saya sangat mendukung kerja sama ini. Ini juga merupakan bentuk komitmen kita di Provinsi Sumsel untuk mendorong penggunaan energi ramah lingkungan,” ujar Herman Deru.

Ia menilai, kehadiran kendaraan listrik tidak hanya akan mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil, tetapi juga berdampak langsung pada penurunan emisi karbon dan peningkatan kualitas lingkungan hidup, khususnya di wilayah perkotaan yang padat aktivitas.

Charging Station dari Kota hingga Daerah

Lebih lanjut, Herman Deru menjelaskan bahwa pada prinsipnya Pemprov Sumsel terbuka terhadap rencana pemasangan titik-titik charging station di berbagai wilayah.

BACA JUGA: Maling Besi SUTET Tertangkap! Aksi Nekat Pemuda Lahat Ini Nyaris Lumpuhkan Jaringan Listrik PLN

Tidak hanya terpusat di kota besar seperti Palembang, namun juga menjangkau kabupaten dan daerah-daerah lain di Sumsel.

Langkah pemerataan ini dinilai penting agar penggunaan kendaraan listrik tidak menjadi eksklusif bagi wilayah tertentu saja, melainkan dapat dinikmati secara luas oleh masyarakat di seluruh daerah.

“Kita ingin fasilitas ini bisa diakses baik di perkotaan maupun di daerah. Jadi tidak ada kesenjangan dalam pengembangan teknologi transportasi ramah lingkungan,” jelasnya.

Namun demikian, Gubernur menegaskan bahwa pemanfaatan aset milik pemerintah daerah tetap harus mengikuti ketentuan dan peraturan yang berlaku.

Ia mengingatkan agar setiap kerja sama yang melibatkan aset pemda dilakukan secara tertib administrasi dan sesuai regulasi.

“Aset pemda pada prinsipnya bisa dipinjam-pakai, tentu dengan tetap mematuhi aturan yang ada,” tegas Herman Deru.

BACA JUGA: Kecelakaan Libatkan Sepeda Motor dan Sepeda Listrik di Muara Pinang, Tiga Anak Luka Serius

Target 300 Titik Charging Station

Sementara itu, Head of Network Development Indonesia PT Vgreen Global Charging Station Investment Indonesia, Jefry Batubara, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dan dukungan penuh yang diberikan oleh Gubernur Sumsel.

Ia menjelaskan bahwa PT Vgreen Global Charging Station Investment Indonesia memiliki komitmen kuat untuk memperluas pembangunan charging station secara merata sebagai bagian dari percepatan adopsi kendaraan listrik di Indonesia, termasuk di Sumsel.

Untuk tahap awal, pihaknya menargetkan pembangunan sekitar 300 titik charging station yang akan tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Sumsel.

Jumlah tersebut dinilai cukup strategis untuk membangun kepercayaan masyarakat sekaligus mendorong minat penggunaan kendaraan listrik.

“Sumsel memiliki potensi besar. Dengan dukungan pemerintah daerah, kami optimistis pembangunan charging station ini dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Jefry.

BACA JUGA: Sumsel Jadi Pelopor Listrik Masuk Sawah

Mendorong Ekosistem Kendaraan Listrik

Pengembangan charging station menjadi salah satu kunci utama dalam membangun ekosistem kendaraan listrik.

Tanpa infrastruktur pengisian daya yang memadai, minat masyarakat untuk beralih ke kendaraan listrik dinilai akan berjalan lambat.

Melalui kerja sama ini, diharapkan Sumsel dapat menjadi salah satu provinsi yang siap menyongsong transportasi masa depan yang lebih bersih, efisien, dan berkelanjutan.

Selain mendukung kebijakan nasional terkait transisi energi, langkah ini juga berpotensi membuka peluang investasi baru serta menciptakan lapangan kerja.

Tak hanya itu, keberadaan charging station yang merata juga dapat mendorong sektor pariwisata dan ekonomi daerah.

BACA JUGA: Tiang Listrik PLN Roboh Lalu Lintas Macet

Wisatawan pengguna kendaraan listrik akan merasa lebih aman dan nyaman untuk berkunjung ke berbagai destinasi di Sumsel tanpa khawatir kehabisan daya.

Menuju Sumsel Hijau dan Berkelanjutan

Komitmen Pemprov Sumsel dalam mendukung kendaraan listrik menegaskan keseriusan pemerintah daerah dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Di tengah tantangan perubahan iklim global, langkah konkret seperti pengembangan ekosistem kendaraan listrik menjadi bukti bahwa Sumsel tidak ingin tertinggal.

Dengan kolaborasi antara pemerintah dan pihak swasta, Sumsel diharapkan mampu menjadi contoh provinsi yang sukses mengintegrasikan teknologi, kebijakan, dan kepedulian lingkungan.

Jika rencana pembangunan 300 charging station ini berjalan sesuai target, maka Sumsel akan semakin siap melangkah menuju era transportasi hijau yang berkelanjutan. (*/red)