Luapan Sungai Jernih merendam Jalan Musi Rawas–PALI. Polisi siaga mengatur lalu lintas dan mengimbau pengguna jalan lebih berhati-hati, Kamis (8/1/2026). Foto: Istimewa
° Curah hujan tinggi di Musi Rawas membuat Sungai Jernih meluap dan merendam Jalan Musi Rawas–PALI di Desa Harapan Makmur.
° Polisi memberlakukan sistem buka-tutup demi mencegah kecelakaan serta mengimbau pengendara ekstra waspada.
MUSI RAWAS, LINTANGPOS.com – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Musi Rawas selama beberapa hari terakhir membawa dampak serius bagi mobilitas warga.
Debit Sungai Jernih meningkat signifikan hingga meluap dan menggenangi ruas vital Jalan Musi Rawas–PALI di SP 9 HTI, Desa Harapan Makmur, Kecamatan Muara Lakitan.
Pantauan di lapangan pada Kamis (8/1/2026) sekitar pukul 09.00 WIB menunjukkan genangan air menutup sebagian badan jalan dengan ketinggian mencapai sekitar 30 sentimeter.
Kondisi ini membuat permukaan jalan licin dan berbahaya, terutama bagi pengendara roda dua dan kendaraan bermuatan berat yang melintas di jalur penghubung antarwilayah tersebut.
Kapolsek BTS Ulu, AKP Fauzan Aziman, membenarkan situasi tersebut.
“Air yang menggenangi badan jalan berasal dari luapan Sungai Jernih. Debit air meningkat akibat curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir,” ujarnya kepada wartawan.
BACA JUGA: Usai Nataru, Pagar Alam Dibanjiri Durian dari Empat Lawang
Untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas, personel Polsek BTS Ulu langsung diterjunkan ke lokasi.
Petugas melakukan pengaturan lalu lintas dengan sistem buka-tutup agar arus kendaraan tetap berjalan dengan aman dan terkendali.
“Kendaraan diarahkan melintas secara bergantian. Kami pastikan pengendara bisa melewati genangan dengan aman dan arus lalu lintas tetap tertib,” jelas AKP Fauzan.
Tak hanya mengatur lalu lintas, kepolisian juga aktif memberikan imbauan keselamatan kepada para pengguna jalan.
Pengendara diminta untuk mengurangi kecepatan, meningkatkan kewaspadaan, serta mematuhi seluruh arahan petugas di lapangan.
Bagi yang terpaksa melintas, kondisi kendaraan harus dipastikan dalam keadaan prima guna menghindari gangguan teknis di tengah genangan.
Polsek BTS Ulu menegaskan akan terus bersiaga dan memantau perkembangan situasi di lokasi genangan air.
Page: 1 2
Empat agenda Pemkab Empat Lawang pada Selasa 22 September 2026 meliputi pembangunan jembatan, persiapan Satgas…
ASN berinisial A tewas setelah diduga diserang istrinya di Kayuagung, OKI. Polisi mengamankan DLA dan…
Fraksi DPRD Empat Lawang menyetujui Raperda Perubahan APBD 2026, namun menyoroti efisiensi, pelayanan dasar, prioritas…
Bupati Joncik Muhammad menyampaikan Raperda Perubahan APBD 2026 dengan pendapatan Rp1,058 triliun, belanja Rp1,325 triliun…
DPRD Empat Lawang dijadwalkan membahas Raperda Perubahan APBD 2026 melalui penyampaian eksekutif dan pandangan umum…
Sumsel menjadi ikon Kriya Nusa 2026 dengan membawa perajin dari 17 kabupaten dan kota serta…