Dalam perbincangan singkat namun serius, Bupati menekankan pentingnya pengelolaan yang bijak agar keberadaan telaga tidak merusak lingkungan sekitar.
“Silakan diatur sebaik mungkin, tapi tolong perhatikan warga yang datang. Jangan sampai merusak tanaman yang ada, dan ingatkan juga untuk tidak membuang sampah sembarangan,” pesan Bupati Kepahiang.
Ia menegaskan bahwa kelestarian alam harus menjadi prioritas utama seiring meningkatnya jumlah pengunjung.
Selain soal kebersihan dan kelestarian, aspek keselamatan juga menjadi perhatian.
Lokasi telaga yang berada tepat di jalur Ring Road dinilai sangat strategis, namun sekaligus memiliki potensi risiko.
BACA JUGA: Bukit Siguntang, Wisata Sejarah dan Alam di Palembang yang Sarat Nilai Budaya
Jalur tersebut merupakan lintasan kendaraan menuju Kota Bengkulu maupun sebaliknya, dengan arus lalu lintas yang cukup ramai.
“Tempatnya strategis karena berada di jalur lintasan. Tapi tetap harus hati-hati karena ini jalan lintas. Kewaspadaan harus menjadi perhatian bersama agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Bupati mengingatkan.
Meski demikian, Bupati Kepahiang menyatakan dukungannya terhadap pengembangan telaga sebagai potensi wisata lokal.
Menurutnya, jika dikelola dengan baik, telaga ini bisa menjadi rest area alami bagi pengendara yang melintas sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Fenomena telaga viral di Ring Road Kepahiang ini menjadi contoh bagaimana potensi alam yang sebelumnya luput dari perhatian bisa mendadak populer berkat media sosial.
Tantangan ke depan bukan hanya menjaga viralitasnya, tetapi memastikan keindahan alam tetap lestari, aman, dan memberi manfaat jangka panjang bagi daerah dan masyarakat Kepahiang. (*/red)
Page: 1 2
Pemkab Empat Lawang menggelar Rakoret seluruh OPD membahas Manajemen Talenta, persiapan Mal Pelayanan Publik, MoU…
Sekda Empat Lawang Fauzan Khoiri Denin menegaskan nilai Pancasila harus dibumikan dalam birokrasi dan kehidupan…
Polres Empat Lawang mengungkap kasus curas di Tanjung Beringin. Tiga anak berusia 16 tahun diamankan…
Pemkab dan DPRD Empat Lawang menyepakati Perubahan APBD 2026 dengan pendapatan Rp1,137 triliun dan belanja…
Banggar DPRD Empat Lawang memangkas belanja Rp67,29 miliar dalam APBD Perubahan 2026 setelah proyeksi dana…
Rapat Paripurna DPRD Empat Lawang diskor karena dokumen laporan Banggar dan Pansus belum rampung. Sidang…