Dua tahun kemudian, PT SAL juga mengajukan kredit untuk pembangunan kebun sawit senilai Rp677 miliar.
Penyidikan mengungkap bahwa berbagai data dan dokumen dalam memorandum analisa kredit tersebut diduga direkayasa.
Laporan agunan, realisasi kebun plasma, hingga pembangunan kebun inti ternyata tidak sesuai fakta.
Selain kredit investasi, PT BSS juga memperoleh fasilitas kredit tambahan berupa pembangunan pabrik minyak kelapa sawit dan modal kerja dengan total plafon Rp862,2 miliar.
PT SAL turut menerima fasilitas kredit hingga Rp900,6 miliar. Seluruhnya kini berstatus macet dengan kolektabilitas 5.
BACA JUGA: Sidang Korupsi APAR Empat Lawang, Belasan Saksi Kompak Sebut Program ‘Titipan’
Enam tersangka yang telah ditetapkan adalah WS, MS (Komisaris PT BSS 2016–2022), serta DO, ED, ML, dan RA yang merupakan pejabat bank plat merah pada berbagai periode.
Mereka dijerat dengan pasal-pasal dalam UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi serta ketentuan pidana terkait penyertaan dan perbuatan berlanjut.
Kejati Sumsel menegaskan bahwa penanganan perkara ini akan dilakukan secara tuntas hingga semua pihak yang terlibat dapat dimintai pertanggungjawaban di muka hukum. (*/red)
Page: 1 2
Film drama emosional tentang trauma, kehilangan, dan perjalanan berdamai dengan masa lalu, sekaligus pengingat bahwa…
Na Willa menghadirkan kisah masa kecil yang hangat sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih…
Oknum Kades di Musi Rawas ditangkap di Deli Serdang setelah kabur terkait dugaan pemerasan dan…
Lansia berinisial AS ditemukan meninggal di siring Desa Pagar Gunung, Kepahiang. Polisi masih menyelidiki penyebab…
Salah seorang warga, Leki, mengatakan gagal panen terjadi di sejumlah kawasan persawahan atau ladangan di…
Penelitian Nestia Destiani membahas pemanfaatan WhatsApp sebagai media penyebaran pesan dakwah oleh remaja di Desa…