Categories: Headline Musi Banyuasin Sumsel

Terkuak! Kronologi Penuh Air Mata di Balik Temuan Bayi dalam Kantong Kresek di Muba

Ringkasan Berita:

° Polisi mengungkap identitas ibu yang membuang bayinya di belakang Ruko Kenzo, Sungai Lilin.

° DO (20), pekerja karaoke, melahirkan sendiri lalu meninggalkan bayinya yang akhirnya meninggal setelah 8 jam dirawat di NICU.

° Motif, luka bayi, dan pertanggungjawaban hukum masih didalami. 


MUSI BANYUASIN, LINTANGPOS.com – Di balik hiruk-pikuk Ruko Kenzo di Kelurahan Sungai Lilin, Muba, terselip sebuah kisah pilu yang mencengkeram perhatian warga.

Sosok bayi perempuan ditemukan tak berdaya di dalam kantong kresek, terselip di tumpukan kayu di belakang bangunan ruko, sebelum akhirnya berpacu dengan waktu di ruang NICU RSUD Sungai Lilin.

Namun delapan jam perawatan intensif tidak cukup menyelamatkan nyawanya.

Polisi bergerak cepat menelusuri jejak sang ibu.

Hasilnya, seorang perempuan muda berinisial DO (20), pekerja di Karaoke Kenzo, ditetapkan sebagai pelaku pembuangan bayi tersebut.

Kepada penyidik, DO mengaku melahirkan seorang diri di kamar mandi lantai bawah ruko sekitar pukul 08.00 WIB.

BACA JUGA: Kantong Kresek Bergerak di Belakang Ruko, Pekerja Angkut Pasir Temukan Bayi Perempuan Hidup!

“Ia mengakui proses persalinan dilakukan tanpa pendamping dan tanpa pertolongan medis,” ujar IPTU S Hutahaean, Kasi Humas Polres Muba.

Dengan alat seadanya, DO memotong tali pusar menggunakan gunting yang ada di kamar mandi.

Ia telah menyiapkan kain putih serta dua kantong plastik—hitam dan hijau—untuk membungkus bayi yang baru saja dilahirkannya.

Setelah membungkus anaknya, DO meletakkan bayi tersebut di tumpukan kayu di belakang ruko.

Ia kemudian kembali ke kamar mandi, membersihkan sisa darah, lalu beristirahat seolah tidak terjadi apa-apa.

Kepada polisi, DO mengaku diliputi rasa malu, terlebih kekasihnya menolak bertanggung jawab karena telah beristri.

BACA JUGA: Polda Sumsel Gagalkan Perdagangan Bayi Rp8 Juta, Empat Pelaku Ditangkap di RS Bari Palembang

Kehamilannya pun tak diketahui rekan-rekannya di tempat kerja.

Namun yang membuat aparat masih terus menggali fakta adalah adanya luka pada tubuh bayi.

Page: 1 2

Lintang Pos

Share
Tags: bayi dibuang bayi meninggal DO 20 tahun kasus pembuangan bayi NICU RSUD Sungai Lilin persalinan sendiri polisi Muba Ruko Kenzo Sungai Lilin

Recent Posts

  • Berita
  • Empat Lawang
  • Politik
  • Sumsel

Budi Antoni Kembali ke Golkar: Rangkul Kader, Bukan Bermusuhan!

Budi Antoni Aljufri menegaskan kembali ke Golkar untuk berkarya bagi masyarakat. Ia menyebut perbedaan politik…

14 jam ago
  • Berita

Rhendy Andrea Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar Empat Lawang

Rhendy Andrea terpilih aklamasi sebagai Ketua DPD II Golkar Empat Lawang periode 2026–2030 dalam Musda…

1 hari ago
  • Berita

Arifa’i Sebut Golkar Mitra Strategis Bangun Empat Lawang

Wakil Bupati Arifa’i berharap Musda Golkar Empat Lawang melahirkan kader terbaik dan memperkuat sinergi partai…

1 hari ago
  • Berita

Calon Ketua DPD Partai Golkar Empat Lawang Mengerucut ke Satu Nama

Verifikasi DPD Golkar Sumsel menemukan kekurangan kecil dalam berkas pencalonan. Dari dua pengambil berkas, hanya…

1 hari ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Politik
  • Sumsel

David Aljufri Dorong Kaderisasi Jelang Musda Golkar Empat Lawang

David Hardianto Aljufri menekankan kaderisasi menjelang Musda Golkar Empat Lawang. Ia berharap pengurus baru memperkuat…

2 hari ago
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Cegah Karhutla, Polres Empat Lawang Gencarkan Patroli dari Rumah ke Rumah

Polres Empat Lawang menggencarkan patroli Makmano Karhutla di Talang Padang dan mengimbau warga tidak membakar…

2 hari ago