Teror Tengah Malam! Bantal Terbakar Dilempar ke Atap Rumah, Polisi Turun Tangan

oleh -135 Dilihat
Teror mengerikan dialami IRT di Palembang. Bantal dibakar dan dilempar ke atap rumah saat korban tidur. Polisi menyelidiki dugaan percobaan pembakaran, Rabu (17/12/2025). Foto: Istimewa

Ringkasan Berita:

° Seorang ibu rumah tangga di Jakabaring, Palembang, diteror orang tak dikenal saat tengah malam.

° Pelaku diduga membakar bantal lalu melemparkannya ke atap rumah korban.

° Kejadian ini membuat korban panik dan langsung melapor ke Polrestabes Palembang.

° Polisi kini menyelidiki kasus tersebut.


PALEMBANG, LINTANGPOS.com – Malam yang seharusnya menjadi waktu beristirahat berubah menjadi momen penuh kepanikan bagi seorang ibu rumah tangga di Kota Palembang.

Upik Intan Pertama Sari (32), warga Jalan Pangeran Ratu, Kelurahan 15 Ulu, Kecamatan Jakabaring, mengaku mengalami teror mengerikan saat sedang terlelap tidur di kediamannya, Rabu (17/12/2025).

Kejadian itu bermula ketika Upik mencium bau asap menyengat dari dalam rumah.

Dalam kondisi setengah sadar, ia sontak terbangun dan diliputi rasa panik. Sumber asap tersebut ternyata berasal dari atap rumahnya.

“Kami sekeluarga sedang tidur dan istirahat. Lalu malam itu saya mencium bau asap dari atas rumah,” ujar Upik saat memberikan keterangan.

Meski dilanda ketakutan, korban memberanikan diri keluar rumah untuk memastikan apa yang terjadi.

BACA JUGA: JC Ditolak! Hukuman Nopriansyah Justru Lebih Berat dari Tuntutan KPK—Sidang Korupsi OKU Memanas di Palembang

Betapa terkejutnya ia saat mendapati sebuah bantal dalam kondisi terbakar berada di atas seng atap rumahnya.

“Saya cek, ternyata benar ada bantal terbakar di atas rumah, tepatnya di seng,” ungkapnya dengan nada masih trauma.

Upik menduga, saat dirinya tengah beristirahat, seseorang yang belum diketahui identitasnya sengaja membakar bantal tersebut lalu melemparkannya ke atap rumah dengan maksud tertentu.

Ia merasa tindakan itu mengarah pada percobaan pembakaran rumah yang dapat membahayakan keselamatan keluarganya.

Tidak terima atas teror tersebut, Upik langsung melaporkan kejadian itu ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang pada hari yang sama.

“Saya tidak tahu siapa pelakunya. Saya hanya berharap pelaku segera ditangkap. Meskipun tanah ini bukan milik saya dan disebut milik pemerintah, seharusnya kalau ingin kami pergi, disampaikan baik-baik, bukan dengan cara seperti ini,” harapnya.

BACA JUGA: Dibilang Bonus, Kok Berasa Hukuman? Guru Curhat Pahitnya TPG 100% yang Tak Kunjung Cair

Sementara itu, KA SPK Polrestabes Palembang Ipda Erwinsyah melalui Pamapta Ipda Ammar membenarkan adanya laporan terkait dugaan percobaan pembakaran rumah warga tersebut.

“Laporan sudah kami terima dan akan segera ditindaklanjuti oleh anggota Satreskrim Polrestabes Palembang,” singkatnya.

Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku di balik teror yang meresahkan tersebut.

Kasus ini menambah daftar gangguan keamanan yang membuat warga was-was, khususnya di kawasan permukiman padat penduduk. (*/red

CEK BERITA LINTANGPOS.com di Google Search