Categories: Empat Lawang Kasus Sumsel

Terungkap Satu per Satu! Misteri Pembunuhan Sadis Pemilik Warung Lorong Pompa, Polisi Ciduk Tersangka Baru

Ringkasan Berita:

° Kasus pembunuhan sadis terhadap Dardiana binti Abasri di Lorong Pompa, Empat Lawang, kembali menemui titik terang.

° Polres Empat Lawang menangkap satu tersangka baru berinisial AR, memperkuat dugaan pembunuhan berencana yang dilakukan secara terorganisir.


PALEMBANG, LINTANGPOS.com – Suasana Lorong Pompa, Desa Tanjung Makmur, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, sempat berubah mencekam sejak peristiwa pembunuhan sadis yang merenggut nyawa Dardiana binti Abasri.

Perempuan yang dikenal ramah dan menjalankan warung kecil di rumahnya itu ditemukan tewas mengenaskan pada Sabtu pagi, 10 Mei 2025, sekitar pukul 08.30 WIB.

Lebih dari sebulan berlalu, teka-teki di balik aksi keji tersebut kini mulai terkuak.

Setelah sebelumnya mengamankan pelaku utama berinisial NA (28), jajaran Polres Empat Lawang kembali menciduk satu tersangka lain berinisial AR (25), warga setempat yang diduga turut terlibat dalam pembunuhan berencana itu.

Pengungkapan terbaru ini disampaikan langsung dalam press release resmi Polres Empat Lawang yang dipimpin Kabag Ops Kompol Nusirwan, didampingi Kasat Reskrim AKP Adam Rahman.

Polisi menegaskan, kejahatan tersebut bukan aksi spontan, melainkan hasil perencanaan matang yang melibatkan beberapa orang dengan peran berbeda.

BACA JUGA: Kasus Pembunuhan Sadis di Lorong Pompa Terungkap! Pelaku Tertangkap Setelah Drama Kejar-Kejaran di Kebun Terpencil

“Pelaku utama NA telah kami amankan bersama satu rekannya AR. Dua pelaku lainnya, M dan H, masih dalam pengejaran. Kami optimistis keduanya segera tertangkap,” ujar Kompol Nusirwan.

Dari hasil penyelidikan, rencana kejahatan itu bermula sehari sebelum kejadian.

Pada Jumat, 9 Mei 2025, sekitar pukul 13.00 WIB, NA mengajak M, H, dan AR untuk merampok rumah korban yang diketahui memiliki warung.

Mereka kemudian menyusun skema terperinci demi menghindari kecurigaan warga.

M dan H bertugas mengawasi situasi di sekitar rumah, AR berperan sebagai pembeli untuk mengalihkan perhatian korban, sementara NA menyelinap masuk ke lantai dua rumah. Rencana itu berjalan hingga larut malam.

Page: 1 2

Redaksi

Share
Tags: Dardiana binti Abasri Empat Lawang kasus kriminal Lorong Pompa pembunuhan berencana pembunuhan sadis perampokan berujung maut Polres Empat Lawang tersangka AR

Recent Posts

  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

PAD Minim, Herman Deru Sebut Empat Lawang Harus Didorong Pembangunannya

Herman Deru menyebut Empat Lawang memiliki fiskal terbatas dan mendorong dukungan provinsi untuk pembangunan serta…

9 jam ago
  • Berita
  • Regional
  • Sumsel

Herman Deru Ungkap Kuota Solar Sumsel Jauh di Bawah Kebutuhan

Herman Deru menyebut Sumsel mengusulkan 2,8 juta KL Biosolar, tetapi alokasi sekitar 650 ribu KL.…

9 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Herman Deru: Jalan Terputus, Ongkos Masyarakat Jangan Bertambah

Herman Deru menilai gangguan akses bukan hanya memutus konektivitas, tetapi juga bisa meningkatkan ongkos masyarakat.…

17 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Joncik Dorong Jalan Pagaralam-Bengkulu Jadi Jalan Nasional

Bupati Joncik Muhammad mendorong jalan Pagaralam-Muara Pinang-Pendopo-Bengkulu menjadi jalan nasional saat ground breaking Jembatan Napalan.

17 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Ground Breaking Jembatan Napalan, Arus dari Arah Pagaralam Dialihkan

Ground breaking Jembatan Napalan di Empat Lawang membuat arus kendaraan dari Pagaralam dialihkan melalui Desa…

19 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Hari Ini! Herman Deru Ground Breaking Jembatan di Empat Lawang

Herman Deru dijadwalkan ground breaking dua jembatan di Empat Lawang sekaligus meninjau pemeliharaan Jalan Pagaralam–Tanjung…

20 jam ago