Dalam operasi pengamanan itu, polisi turut menyita sejumlah barang bukti berupa kaos dalam anak warna kuning, celana pendek bermotif kartun, serta dress anak berwarna biru navy bertuliskan “Ballerina Cappuccino”.
Barang-barang tersebut diduga berkaitan dengan tindakan yang dilakukan pelaku terhadap korban.
Hingga kini, penyidik masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap NS, termasuk menelusuri kemungkinan adanya korban lain.
Penanganan kasus dilakukan dengan mengedepankan prosedur hukum dan perlindungan terhadap anak.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak menyebarkan identitas korban, serta menyerahkan proses hukum sepenuhnya kepada aparat berwenang.
Jika warga memiliki informasi tambahan tentang dugaan korban lain, Polres Prabumulih meminta agar segera melapor. (*/red)
Page: 1 2
Dinas Pertanian Empat Lawang akan meninjau sawah terdampak kekeringan dan membuka peluang usulan bantuan bibit…
Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Empat Lawang, Suparno, mengungkapkan sekolah yang kini menampung 270 siswa…
Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad berharap Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Empat Lawang menjadi…
Open House dan pembukaan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Empat Lawang Tahun Ajaran 2026/2027…
Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad meninjau langsung kesiapan akhir Sekolah Rakyat menjelang pelaksanaan…
Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad melakukan kunjungan dan pengecekan akhir kesiapan Sekolah Rakyat menjelang pelaksanaan…