Pemerintah fokus mempercepat proyek Tol Simpang Indralaya–Muara Enim dengan penentuan tiga exit tol strategis dan pembebasan lahan, demi mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi di Sumatera Selatan. Foto: dok/istimewa
Ringkasan Isi Berita:
° Proyek Tol Simpang Indralaya–Muara Enim resmi menjadi bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN).
° Pemerintah Kabupaten Muara Enim kini fokus pada dua aspek krusial: penentuan tiga titik exit tol—Simpang Kepur, Belimbing, dan Lembak—serta percepatan pembebasan lahan.
° Kedua hal ini dianggap kunci agar proyek sepanjang 65 kilometer tersebut dapat segera terhubung dengan jaringan Tol Trans Sumatera dan membuka akses ekonomi baru bagi masyarakat Sumatera Selatan.
Jakarta, LintangPos.com – Proyek Jalan Tol Simpang Indralaya–Muara Enim kini memasuki babak krusial setelah resmi masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN).
Tahapan penting yang sedang dijalankan mencakup penentuan tiga titik exit tol serta percepatan pembebasan lahan sebagai langkah awal sebelum pembangunan fisik dimulai.
Menurut Kepala Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim, Suhermansyah, melalui Kabid Pembangunan Jalan dan Jembatan Arie Jonathan, ST., MT., pihaknya telah mengusulkan tiga titik pintu keluar (exit tol) yang dianggap paling strategis untuk mendukung mobilitas dan perekonomian masyarakat.
“Tiga titik tersebut yaitu Simpang Kepur, Belimbing, dan Lembak,” ujar Arie.
Arie menegaskan bahwa penentuan lokasi-lokasi ini tidak semata bersifat teknis, melainkan mempertimbangkan potensi ekonomi daerah, kepadatan penduduk, serta konektivitas dengan jalan arteri yang sudah ada.
BACA JUGA: Jalan Penghubung Dua Desa di Empat Lawang Terancam Putus Diterjang Abrasi Sungai Musi
“Exit tol ini akan menjadi titik-titik pertumbuhan baru bagi masyarakat sekitar,” tambahnya.
Meski proyek ini sudah mendapat status PSN, pembebasan lahan masih menjadi tantangan terbesar.
Proses verifikasi dan pemberian ganti rugi kepada warga belum seluruhnya rampung, sehingga berdampak pada jadwal pembangunan.
Page: 1 2
Ketua DPRD Empat Lawang Darli berharap jumlah barang bukti ganja dan sabu-sabu terus menurun serta…
Polsek Tebing Tinggi mengamankan seorang pria terkait dugaan pencurian 20 janjang sawit senilai Rp1,2 juta…
Kejaksaan Negeri Empat Lawang memusnahkan barang bukti perkara tindak pidana umum yang telah berkekuatan hukum…
Bupati Joncik Muhammad meminta Kejari Empat Lawang mengkaji persoalan HGU perkebunan dan membantu optimalisasi BPHTB…
Pemerintah Kabupaten Empat Lawang bersama Kejaksaan Negeri Empat Lawang menandatangani PKS bidang Perdata dan Tata…
Kajari Empat Lawang Yuli Andri menegaskan kesiapan Jaksa Pengacara Negara mendampingi OPD dan memulihkan hak-hak…