2. Verifikasi Melalui Sistem Info GTK
Data yang sudah disinkronkan akan diverifikasi melalui sistem Info GTK.
Di sinilah status validasi guru ditentukan, apakah memenuhi syarat menerima TPG atau masih memerlukan perbaikan data.
BACA JUGA: Dibilang Bonus, Kok Berasa Hukuman? Guru Curhat Pahitnya TPG 100% yang Tak Kunjung Cair
Guru dianjurkan aktif mengecek akun Info GTK masing-masing untuk memastikan tidak ada keterangan “belum valid” atau “perlu perbaikan”.
3. Integrasi Data dengan BPJS
Tahap berikutnya adalah integrasi data Dapodik dengan BPJS.
Proses ini bertujuan untuk memeriksa beban kerja guru, kehadiran, serta status kepegawaiannya. Integrasi lintas sistem ini disebut menjadi kunci akurasi data pada skema bulanan.
4. Penetapan Validasi oleh Simtun Pusat
Setelah semua data terintegrasi, Simtun Pusat akan menetapkan status validasi akhir berdasarkan Info GTK.
BACA JUGA: Warning! TPG Bulanan 2026 Bisa Picu Kekacauan Besar Jika Sekolah Telat Berbenah
Tahap ini sekaligus menjadi konfirmasi terakhir sebelum rekomendasi pencairan diterbitkan dan dikirimkan ke Kementerian Keuangan.
5. Penyaluran oleh Kemenkeu Melalui KPPN
Tahap terakhir adalah proses penyaluran dana TPG oleh Kementerian Keuangan melalui Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) di masing-masing wilayah.
Jika skema bulanan benar diterapkan, proses ini akan dilakukan rutin setiap bulan.
Jadwal Pencairan: Mengapa Baru Maret?
Menurut informasi yang beredar, pencairan TPG per bulan diprediksi baru dimulai pada Maret 2026.
BACA JUGA: Lulus PPG Tapi TPG Tak Cair? Ini Alasan Mengejutkan Mengapa NUPTK Jadi Penentu Utama di 2025!
Alasannya cukup teknis namun krusial. Bulan Januari masih difokuskan pada proses validasi dan sinkronisasi data, sementara proses tersebut diperkirakan rampung pada Februari 2026.
Setelah seluruh data dinyatakan valid dan terintegrasi, barulah pemerintah dapat menyalurkan TPG secara rutin dan terjadwal.
Tantangan dan Harapan ke Depan
Meski terdengar menjanjikan, skema pencairan bulanan tentu tidak lepas dari tantangan.
Konsistensi data, kesiapan sistem, serta koordinasi antarinstansi menjadi faktor penentu keberhasilan kebijakan ini.
Namun di sisi lain, guru berharap perubahan ini bukan sekadar wacana.
BACA JUGA: Tiga Perwira Dirotasi! Langkah Berani Polres OKU Timur Dinilai Kerek Kualitas Pelayanan Publik
Jika benar diterapkan, pencairan TPG setiap bulan dinilai lebih manusiawi dan realistis, sekaligus mencerminkan komitmen negara dalam meningkatkan kesejahteraan pendidik.
Kini, bola ada di tangan pemerintah. Sementara itu, para guru diimbau untuk proaktif memastikan data Dapodik dan Info GTK tetap valid agar tidak tertinggal saat kebijakan baru ini resmi diberlakukan. (*/red)






