Forum Guru Sertifikasi Nasional Indonesia (FGSNI) menjadi salah satu pihak yang paling vokal menyuarakan kekecewaan.
Ketua Umum DPP FGSNI, Agus Mukhtar, menyayangkan lambannya penyelesaian administrasi anggaran TPG.
Menurutnya, seharusnya penyesuaian pagu anggaran sudah diantisipasi sejak awal, mengingat jadwal PPG 2025 telah direncanakan jauh hari.
Hingga kini, audiensi antara FGSNI dan Direktorat Jenderal GTK Kemenag pada 19 Januari 2026 belum menghasilkan kepastian kapan TPG akan dicairkan.
FGSNI berharap pengajuan tambahan anggaran dapat segera disetujui sehingga TPG guru madrasah lulusan PPG 2025 bisa cair paling lambat Maret 2026.
BACA JUGA: Tanpa Usulan Sekolah, BSU 2025 Guru Madrasah Non-ASN Dipastikan Cair! Ini yang Wajib Dicek
Senada dengan itu, Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) mengingatkan bahwa penundaan tanpa tenggat waktu jelas akan menciptakan ketidakpastian berkepanjangan.
Meski demikian, guru tetap diminta bersabar sembari melengkapi persyaratan administratif seperti absensi kehadiran dan kesesuaian mata pelajaran dengan sertifikat PPG.






