Ringkasan Berita:
° Hingga November 2025, banyak guru di Indonesia belum menerima tambahan Tunjangan Profesi Guru (TPG) 100% meski di beberapa daerah sudah cair sejak Februari.
° Perbedaan pencairan terjadi karena kesiapan anggaran dan kelengkapan data tiap daerah. Pemerintah janji cair sebelum akhir tahun.
JAKARTA, LINTANGPOS.com – Tambahan tunjangan profesi guru (TPG) tahun 2025 kembali jadi topik panas di kalangan tenaga pendidik.
Hingga awal November, banyak guru di berbagai daerah mengaku belum menerima tambahan tunjangan yang dijanjikan pemerintah, meski di sejumlah wilayah sudah cair sejak Februari lalu.
Tambahan 100 persen dalam komponen THR dan gaji ke-13 itu sejatinya menjadi wujud komitmen pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan guru bersertifikat.
Namun, di lapangan, realisasinya tak seragam.
Pencairan Tak Merata
Perbedaan waktu pencairan ternyata disebabkan oleh kebijakan dan kesiapan anggaran daerah masing-masing.
Proses ini sangat bergantung pada seberapa cepat pemerintah daerah mengajukan data guru penerima ke pusat.
Kemenkeu menjelaskan, pencairan yang terjadi sejak Februari 2025 sebenarnya menggunakan sisa anggaran 2024, bukan realisasi tambahan tahun berjalan.
Tambahan TPG baru bisa cair jika daerah menyerahkan data secara lengkap dan tepat waktu.
Tidak Semua Daerah Dapat Tambahan
Tambahan TPG 100 persen tidak otomatis diberikan kepada seluruh guru.







