Tunjangan Guru Sudah 100 Persen? Kemendikdasmen Bongkar Fakta Sebenarnya!

oleh -121 Dilihat
oleh
Penyaluran tunjangan guru 2025 tembus di atas 90%. Meski mayoritas tersalurkan, Kemendikdasmen mencatat kendala teknis seperti rekening guru yang tidak aktif. (*/Ils)

Ringkasan Berita:

° Kemendikdasmen mengungkap penyaluran tunjangan guru 2025 melampaui 90% berkat skema transfer langsung ke rekening.

° TPG guru ASN Daerah mencapai 99,7%, sementara tunjangan non-ASN bahkan tembus 100%.

° Namun sejumlah kendala teknis, termasuk rekening nonaktif, masih menghambat pencairan.


JAKARTA, LINTANGPOS.com — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengumumkan bahwa penyaluran berbagai skema tunjangan guru sepanjang 2025 telah melampaui 90 persen.

Tahun ini, mekanisme pencairan dipercepat melalui skema transfer langsung ke rekening masing-masing guru.

Berdasarkan data Kemendikdasmen per 17 November 2025, penyaluran Tunjangan Profesi Guru (TPG) untuk guru ASN Daerah mencatat realisasi 99,7 persen.

Untuk Tunjangan Khusus Guru (TKG) yang diperuntukkan bagi pendidik di wilayah 3T, realisasi mencapai 89,10 persen, dengan total 55.149 guru menerima dana sebesar Rp1,419 triliun.

Selain itu, Dana Tambahan Penghasilan (DTP) juga terus digulirkan.

Hingga pertengahan November, 169.600 guru ASN yang belum bersertifikat telah menerima DTP, setara dengan 47,02 persen, dengan nilai anggaran Rp274 miliar.

BACA JUGA: Wow! 92% Tunjangan Guru Sudah Cair—Sisanya Dijanjikan Kelar Bulan Ini!

Penyaluran Tunjangan Non-ASN Capai 100 Persen

Untuk kelompok guru non-ASN, sejumlah skema tunjangan menunjukkan progres maksimal.

TKG untuk guru non-ASN di wilayah 3T bahkan sudah tersalurkan 100,1 persen kepada 26.676 guru dengan pagu Rp371,01 miliar.

TPG bagi guru non-ASN juga mencapai capaian serupa, yakni 100,1 persen dengan total Rp8,12 triliun, menyasar 396.342 penerima.

Sementara itu, Bantuan Insentif telah menjangkau 346.238 guru atau 94,7 persen, dengan dana Rp733,99 miliar.

Adapun Bantuan Subsidi Upah (BSU) telah disalurkan kepada 233.770 guru non-ASN dengan nilai Rp140,3 miliar, atau 92,3 persen dari target.

BACA JUGA: Mulai 2026, Tunjangan Guru Cair Tiap Bulan! Kebijakan Baru Ini Bikin Guru Seluruh Indonesia Bersorak

Masalah Teknis Masih Menjadi Tantangan

Meski angka penyaluran tergolong tinggi, Kemendikdasmen mencatat adanya sejumlah kendala teknis.

Dirjen Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru (GTKPG) Nunuk Suryani menuturkan bahwa hambatan yang muncul berkaitan dengan aturan lama yang masih berlaku pada 2025.

“Beberapa aturan tidak bisa diubah secara mendadak. Meski tahun ini kami berhasil mempercepat mekanisme transfer langsung, tetap ada aturan yang harus dipatuhi,” ujarnya dalam Taklikat Media di On3 Senayan, Komplek Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (24/11/2025).

Nunuk juga mengingatkan bahwa keterlambatan pencairan yang dialami sebagian guru kerap dipicu masalah teknis, terutama terkait rekening bank.

Banyak kasus di mana rekening guru dinonaktifkan karena tidak menyisakan saldo minimal.

BACA JUGA: Tunjangan Guru 100% Belum Cair? Ini Fakta di Balik Lambatnya Tambahan TPG 2025!

“Kalau dananya diambil seluruhnya dan tidak ada saldo mengendap, bank bisa menutup rekening. Pengaktifan ulang tentu butuh waktu,” jelasnya.

Penyaluran Melibatkan Banyak Pihak

Nunuk menegaskan bahwa penyaluran tunjangan tidak hanya bergantung pada Kemendikdasmen, tetapi juga pemerintah daerah.

Validasi data, pemenuhan beban mengajar, serta ketentuan administratif lainnya merupakan bagian dari prosedur yang harus dipenuhi.

“Secara prinsip, jika melihat laporan saat ini, seluruh guru seharusnya sudah menerima haknya,” kata Nunuk. (*/red)

CEK BERITA LINTANGPOS.com di Google Search