WOW! 150 Ribu Guru Bakal Dapat Beasiswa S1 di 2026, Nominalnya Bikin Kaget!

oleh -85 Dilihat
oleh
Kemendikdasmen menyiapkan beasiswa RPL bagi 150.000 guru untuk melanjutkan studi S1 pada 2026 guna meningkatkan kualitas pendidikan nasional. (*/Ils)

Ringkasan Berita:

° Kemendikdasmen mengalokasikan beasiswa Rp3 juta per semester bagi 150.000 guru pada 2026 melalui sistem RPL untuk percepatan studi S1.

° Program ini diharapkan meningkatkan kualifikasi guru agar dapat mengikuti PPG dan memperoleh tunjangan sertifikasi.


JAKARTA, LINTANGPOS.com – Kemendikdasmen resmi mengumumkan rencana pemberian beasiswa bagi 150.000 guru di seluruh Indonesia pada 2026, sebuah langkah besar untuk memperkuat kualitas tenaga pendidik di Tanah Air.

Kebijakan ini disampaikan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, dalam Seminar Wisuda Universitas Terbuka (UT) di Tangerang Selatan, Senin.

Abdul Mu’ti menjelaskan bahwa program beasiswa ini ditujukan bagi guru yang belum menyelesaikan pendidikan D4 atau S1.

Mereka akan diberi kesempatan melanjutkan studi melalui skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), yaitu sistem yang memungkinkan pengalaman mengajar guru dihitung sebagai beban kredit akademik.

“Tahun depan kami akan memberikan kesempatan belajar untuk guru-guru yang belum D4 atau S1 untuk dapat menempuh studi S1 dengan sistem RPL,” ujar Mu’ti.

Kemendikdasmen mengalokasikan beasiswa sebesar Rp3 juta per semester yang dapat dimanfaatkan oleh para guru penerima manfaat.

BACA JUGA: Beasiswa Fulbright 2026 Resmi Dibuka, Peluang Emas Studi S2 dan S3 di Amerika Serikat

Skema pendaftaran dan mekanisme detailnya akan diumumkan dalam waktu dekat.

Menurut Mu’ti, peningkatan kualifikasi akademik guru sangat penting, karena lulusan S1 memiliki akses untuk mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG) dan berpotensi memperoleh tunjangan sertifikasi.

Program ini juga merupakan kelanjutan dari inisiatif yang telah berjalan, yang saat ini sudah melibatkan 12.500 guru penerima beasiswa.

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan Indonesia tidak dapat dipisahkan dari kualitas guru dan ketersediaan sarana pembelajaran yang memadai.

Rektor Universitas Terbuka, Prof Ali Muktiyanto, menyatakan kesiapan UT untuk bermitra dalam program besar ini.

Ia menekankan pentingnya sinergi antara pendidikan dasar-menengah dan pendidikan tinggi dalam menciptakan ekosistem pembelajaran yang berkelanjutan.

BACA JUGA: Pemkab Muara Enim Buka Beasiswa S1 dan S2 untuk Guru, Kerja Sama dengan UNPARI Lubuk Linggau

“Universitas Terbuka menjadi bagian dari ekosistem itu dengan menyediakan jalur berkelanjutan bagi para guru dan tenaga kependidikan untuk meningkatkan kompetensi,” ujar Muktiyanto.

Program beasiswa skala masif ini diharapkan menjadi momentum besar dalam memajukan pendidikan nasional dengan memperkuat kualitas tenaga pendidik di seluruh Indonesia. (*/red)

CEK BERITA LINTANGPOS.com di Google Search