Categories: Berita Empat Lawang Nasional Sumsel

UGM Nilai Empat Lawang Layak Jadi Kawasan Transmigrasi Masa Depan

Joncik menyebut pola transmigrasi saat ini telah mengalami perubahan. Karena itu, Empat Lawang membutuhkan pendekatan yang sesuai dengan karakteristik dan potensi daerah.

BACA JUGA: Mitsubishi L300 2026 Hadir Lebih Modern, Tetap Tangguh Jadi Andalan Bisnis Transportasi

“Pola transmigrasi itu kan sudah berubah, tidak seperti dulu lagi,” kata Joncik.

Menurutnya, konsep Trans Patriot sangat cocok diterapkan di Empat Lawang. Program tersebut dapat melibatkan anak muda dan para sarjana untuk menggali potensi lokal sekaligus mengembangkan komoditas unggulan daerah.

“Kira-kira cocoknya Empat Lawang ini gaya pola transmigrasi patriot,” ujarnya.

Joncik menegaskan, kopi menjadi salah satu potensi utama yang perlu dikembangkan. Selain kopi, potensi pertanian lainnya juga dapat digali sehingga program transmigrasi tidak hanya berorientasi pada perpindahan penduduk.

BACA JUGA: Jagoan Muara Pinang Tersungkur, Polisi Bongkar Transaksi Sabu

Empat Lawang sendiri bukan wilayah yang asing dengan program transmigrasi. Bupati menyebut terdapat sejumlah desa yang memiliki sejarah sebagai kawasan transmigrasi, di antaranya Tanjung Jaya, Mekar Jaya, Mekar Utama dan Pulaumas.

Dengan rekam jejak tersebut, pemerintah daerah kini melihat peluang untuk membawa konsep transmigrasi ke arah yang lebih modern dan produktif.

Jika konsep yang ditawarkan UGM dapat diwujudkan, kawasan transmigrasi di Empat Lawang diharapkan tidak sekadar menjadi permukiman baru, tetapi berkembang menjadi kawasan berbasis produksi, riset, teknologi, kewirausahaan dan potensi lokal.

Kopi menjadi salah satu pintu masuk yang diproyeksikan mampu menghubungkan petani, akademisi, pemerintah, dunia usaha dan jaringan pasar dalam satu ekosistem pembangunan.

BACA JUGA: Dunia Tanpa Sopir Dimulai! Robotaxi Resmi Masuk Jalanan Global, Uber–Tesla–Baidu Perang Teknologi Transportasi

Hasil FGD tersebut selanjutnya menjadi salah satu bahan dalam penyusunan Naskah Akademik dan RUU Ketransmigrasian, sekaligus membuka peluang bagi Empat Lawang untuk masuk dalam desain transmigrasi Indonesia dengan pendekatan yang lebih adaptif terhadap kebutuhan masa depan. (*jie)

Page: 1 2 3

Redaksi

Share
Tags: Empat Lawang kopi Empat Lawang Prof Suratman UGM Trans Patriot transmigrasi masa depan

Recent Posts

  • Berita
  • Empat Lawang
  • Pendidikan
  • Sumsel

Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad Lakukan Pengecekan Akhir Sekolah Rakyat Jelang MPLS

Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad melakukan kunjungan dan pengecekan akhir kesiapan Sekolah Rakyat menjelang pelaksanaan…

3 hari ago
  • Berita
  • Lubuk Linggau
  • Pemerintahan
  • Sumsel

Joncik Hadiri Rapimwil Pemuda Muhammadiyah di Lubuk Linggau

Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad menghadiri Rapimwil Pemuda Muhammadiyah Sumsel sekaligus pelantikan PDPM Lubuk Linggau.

3 hari ago
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Lima Desa Empat Lawang Diusulkan Dapat BTS

Lima desa di Empat Lawang diusulkan mendapat pembangunan BTS untuk memperluas akses internet dan mengurangi…

3 hari ago
  • Bengkulu
  • Rejang Lebong

Dua Qori Rejang Lebong Bawa Nama Bengkulu ke MTQ Nasional

Dua qori asal Rejang Lebong, Herdiansyah dan Nofita Sari, mewakili Bengkulu pada MTQ Nasional 2026…

3 hari ago
  • Berita
  • Pendidikan
  • Sumsel

Festival Literasi Sumsel 2026 Kumpulkan Donasi 4.648 Buku

Festival Literasi Sumsel 2026 resmi dibuka Herman Deru. Sebanyak 4.648 buku terkumpul dalam gerakan memperkuat…

3 hari ago
  • Artikel
  • Nasional

“Surat untuk Masa Mudaku”, Pengingat untuk Tidak Mudah Menghakimi dan Berdamai dengan Masa Lalu

Film drama emosional tentang trauma, kehilangan, dan perjalanan berdamai dengan masa lalu, sekaligus pengingat bahwa…

4 hari ago