Categories: Berita Empat Lawang Nasional Sumsel

UGM Nilai Empat Lawang Layak Jadi Kawasan Transmigrasi Masa Depan

EMPAT LAWANG, LINTANGPOS.com — Guru Besar Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. Dr. Suratman, MSc, menilai Kabupaten Empat Lawang layak diusulkan sebagai kawasan transmigrasi model masa depan.

Penilaian itu disampaikan Prof. Suratman kepada wartawan, setelah mengikuti Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Naskah Akademik dan Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketransmigrasian di Ruang Rapat Madani Pemkab Empat Lawang, Rabu (9/9/2026).

Menurut Prof. Suratman, Empat Lawang memiliki rekam jejak transmigrasi sejak sekitar 1982–1983. Dari penelusuran lapangan, terdapat kawasan yang telah menunjukkan keberhasilan, tetapi masih ada sejumlah persoalan yang perlu diselesaikan.

“Kami hadir ini untuk menyelesaikan semua hal,” ujar Prof. Suratman, seraya menyebut upaya tersebut mencakup pengembangan masa depan sekaligus penyelesaian berbagai persoalan yang masih tersisa.

BACA JUGA: Joncik Dorong Empat Lawang Jadi Kawasan Transmigrasi Terintegrasi 

Ia menjelaskan, pendekatan transmigrasi ke depan tidak lagi sama dengan pola lama. Kebijakan baru akan diarahkan pada revitalisasi dan transformasi transmigrasi, dengan mengedepankan potensi daerah, sumber daya manusia, ilmu pengetahuan dan teknologi.

Prof. Suratman menyebut terdapat lima program transformasi yang menjadi perhatian, yakni Trans Tuntas, Trans Patriot, Trans Lokal, Trans Karya Nusantara (TKN), dan Trans Gotong Royong.

Salah satu konsep yang dinilai paling potensial dikembangkan di Empat Lawang adalah Trans Patriot, yakni menghadirkan akademisi dan tenaga ahli untuk menggali serta mengembangkan komoditas unggulan daerah.

“Kalau di sini kopi, ya. Jadi besok Trans Kopi sampai ekspor,” kata Prof. Suratman.

BACA JUGA: DPRD Empat Lawang Bahas Laporan APBD 2025, Soroti Transparansi dan Peningkatan PAD

Konsep tersebut menempatkan riset sebagai bagian penting dalam pengembangan komoditas. Pengetahuan mengenai kopi tidak hanya berhenti di kalangan akademisi atau tenaga ahli, tetapi harus ditransfer kepada petani.

Petani diharapkan memiliki kemampuan yang kuat dalam mengelola komoditasnya, mulai dari budidaya, pengolahan, peningkatan kualitas hingga pengembangan bisnis.

Page: 1 2 3

Redaksi

Share
Tags: Empat Lawang kopi Empat Lawang Prof Suratman UGM Trans Patriot transmigrasi masa depan

Recent Posts

  • Artikel
  • Nasional

3 Kebiasaan Sederhana Ini Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Jangan Lagi Begadang!

Kebiasaan bermain gadget hingga begadang ternyata bisa mengganggu kualitas tidur. Rama Satya (@productivityboii) membagikan tiga…

5 jam ago
  • Artikel
  • Nasional

Dulu Kejar Gaya Stylish, Kini Pilih Outfit Warna Basic

Lovlavina membagikan perubahan pandangannya soal pakaian. Kini, ia lebih nyaman dengan outfit simpel dan warna…

5 jam ago
  • Artikel
  • Nasional

Prilly Latuconsina Ingatkan Perempuan Mandiri, Hidup Tak Seindah Dongeng

Prilly Latuconsina membagikan pandangannya tentang kemandirian perempuan, stigma gender, hingga makna pernikahan dalam perbincangan bersama…

5 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Regional
  • Sumsel
  • Teknologi

Telkom Siap Dukung Digitalisasi Pemkab Empat Lawang

Telkom menyatakan siap mendukung digitalisasi Pemkab Empat Lawang, terutama konektivitas perkantoran baru dan interkoneksi perangkat…

11 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Joncik Dorong Empat Lawang Jadi Kawasan Transmigrasi Terintegrasi

Bupati Joncik Muhammad mendorong Empat Lawang menjadi kawasan transmigrasi, dengan mengandalkan potensi lahan dan pengembangan…

16 jam ago
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Tiga Agenda Strategis Pemkab Empat Lawang Digelar Hari Ini

Pemkab Empat Lawang menggelar tiga agenda strategis, mulai pengawasan konstruksi hingga FGD RUU Ketransmigrasian pada…

18 jam ago